Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Program KreatIPO: Kolaborasi Kemenekraf dan BEI untuk Dorong Pegiat Ekraf Menuju Lantai Bursa Saham

📅 Kamis, 11 Jun 2026, 17:36 WIB | Oleh:
Program KreatIPO: Kolaborasi Kemenekraf dan BEI untuk Dorong Pegiat Ekraf Menuju Lantai Bursa Saham Doc: ANTARA/HO-Kementerian Ekonomi Kreatif
Ket. Menteri Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya menerima audiensi pejabat Bursa Efek Indonesia (BEI) di Kantor Kementerian Ekraf, Jakarta, Selasa (9/6).

JAKARTA - Kementerian Ekonomi Kreatif (Kemenekraf) dan Bursa Efek Indonesia (BEI) berkolaborasi untuk membuka peluang pegiat ekonomi kreatif (ekraf) dalam mengakses pasar modal.

Menteri Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya saat menerima audiensi pejabat BEI di Jakarta, Selasa (9/6), menyampaikan bahwa pegiat ekonomi kreatif memerlukan akses pendanaan dan investasi yang lebih luas untuk mengembangkan usaha.

"Potensi kreativitas, inovasi, dan kekuatan budaya Indonesia harus didukung dengan ekosistem yang lengkap, termasuk akses pendanaan dan investasi, sehingga para pegiat ekraf dapat lebih berkembang secara berkelanjutan," katanya sebagaimana dikutip dalam siaran pers kementerian pada Kamis (11/6).

Menurut data kementerian, realisasi investasi di sektor ekonomi kreatif pada 2025 mencapai Rp183 triliun atau 32,33 persen dibanding tahun sebelumnya. Subsektor usaha ekraf juga tercatat menyerap 27,4 juta tenaga kerja.

"Kementerian Ekraf fokus mendorong bagi para pegiat ekonomi kreatif yang sudah berdaya untuk dapat naik kelas menjadi perusahaan nasional bahkan berskala global," kata Teuku Riefky.

"Kolaborasi dengan BEI membuka peluang semakin banyak pegiat ekraf yang memahami pasar modal dan siap memanfaatkan kreativitas sebagai sumber investasi," ia menambahkan.

Kemenekraf dan BEI telah mengadakan program roadshow Workshop Go Public dan coaching clinic usaha ekonomi kreatif bertajuk KreatIPO untuk meningkatkan literasi finansial para pegiat ekraf dan memfasilitasi mereka mengakses pendanaan.

Pejabat Sementara Direktur Utama BEI Jeffrey Hendrik menyampaikan bahwa BEI menyambut para pegiat ekraf yang ingin bergabung dengan pasar modal.

"Kami tentu menyambut pegiat-pegiat ekonomi kreatif untuk bisa bergabung di pasar modal, baik sebagai investor untuk menikmati pertumbuhan pasar modal maupun sebagai perusahaan persatuan untuk menghimpun dana dan mengembangkan usaha," katanya.

Ia berharap kolaborasi BEI dengan Kemenekraf bisa dimulai dengan meningkatkan edukasi, pemahaman, dan kesadaran para pegiat ekonomi kreatif mengenai Bursa Efek Indonesia. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Teknologi Makin Canggih, Kenapa Hilirisasi Indonesia Masih Tersendat?
    Preview komentar:
    Ulasan yang sangat komprehensif mengenai kendala hilirisasi; dari ...
  • Ambisi Semikonduktor Nasional Terhalang Ekosistem Industri
    Preview komentar:
    Tantangan mendasar yang dipaparkan secara tajam dalam artikel ...
  • Pemprov Kaltara Dorong UMKM Dilibatkan dan Masuk Kawasan Industri
    Preview komentar:
    Langkah strategis Pemprov Kaltara memfasilitasi UMKM lokal untuk ...
Advertisement
injourney
Advertisement
bni-atasdetailmobile
Advertisement
astra2
Advertisement
bankjakarta-detail-mobile

80 Perusahaan Bekerja Sama PAL Jaya

2 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
80 Perusahaan Bekerja Sama ...

Daerah-daerah Siaga Kebakaran Hutan dan Lahan

2 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Daerah-daerah Siaga Kebakar...
Advertisement
bankjakarta-detail-mobile
Indonesia Siaga! 3 Gunung Api Aktif Mendadak Meletus Beruntun dalam Semalam!

Indonesia Siaga! 3 Gunung Api Aktif Mendadak Meletus Beruntun dalam Semalam!

19 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.