Kenaikan Pertamax Picu Kekhawatiran, Ekonom Dorong Bantuan Tunai Langsung
📅 Kamis, 11 Jun 2026, 15:05 WIB | Oleh: Tim PenulisDi sisi lain, Fakhrul menilai langkah penyesuaian harga BBM memiliki dampak positif terhadap stabilitas makroekonomi apabila dikombinasikan dengan kebijakan yang tepat. Berkurangnya tekanan subsidi energi serta adanya sinyal kuat mengenai disiplin fiskal akan membantu memperbaiki persepsi pasar terhadap kesehatan ekonomi Indonesia.
Ia menambahkan bahwa perbaikan fiskal juga berpotensi membantu stabilisasi nilai tukar rupiah yang dalam beberapa waktu terakhir menghadapi tekanan cukup besar. Ketika pasar melihat pemerintah mampu mengendalikan risiko fiskal, memperbaiki kualitas belanja negara, dan menjaga keberlanjutan APBN, maka tekanan terhadap rupiah akan berkurang secara bertahap dan arus modal dapat kembali masuk ke Indonesia.
Meski demikian, Fakhrul mengingatkan bahwa keberhasilan kebijakan ini tidak hanya diukur dari pengurangan beban subsidi, tetapi juga dari kemampuan pemerintah menjaga daya beli masyarakat selama masa transisi.
"Yang terpenting adalah memastikan beban penyesuaian tidak jatuh sepenuhnya kepada masyarakat. Pemerintah perlu menunjukkan bahwa disiplin fiskal, perlindungan sosial, dan reformasi belanja negara dapat berjalan beriringan," kata dia.
Sebaiknya Anda baca juga:
Apabila langkah tersebut berhasil dilakukan, menurut Fakhrul, maka Indonesia tidak hanya memperoleh fiskal yang lebih sehat, tetapi juga stabilitas ekonomi yang lebih kuat, rupiah yang lebih stabil, dan fondasi pertumbuhan yang lebih berkelanjutan ke depan.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!