Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Ribuan Pesilat Se-Jakarta Meriahkan “Flash Mob” Pencak Silat di Bundaran HI

📅 Minggu, 09 Agu 2026, 18:10 WIB | Oleh:
Ribuan Pesilat Se-Jakarta Meriahkan “Flash Mob” Pencak Silat di Bundaran HI Doc: RRI/Ellyani

JAKARTA - Sebanyak 6.000 lebih pesilat dari berbagai perguruan se-Jakarta dan sekitarnya mengikuti flash mob Pencak Silat di Bundaran HI, Jakarta. Kegiatan tersebut berlangsung saat Car Free Day (CFD), Minggu (9/8), sekaligus menyambut HUT ke-81 Republik Indonesia.

Para pesilat menampilkan beragam gerakan pencak silat secara serempak di tengah aktivitas masyarakat. Atraksi tersebut menarik perhatian warga yang berolahraga, bersepeda, dan berjalan santai di kawasan Bundaran HI.

Tabuhan kendang rampak khas Betawi mengiringi gerakan tangan dan kaki para pesilat muda. Suara komando terdengar menjaga ritme, jarak, serta ketertiban barisan selama penampilan berlangsung.

Ketua Pengprov IPSI DKI Jakarta, Munjirin, mengatakan kegiatan tersebut diinisiasi Pengurus Besar IPSI. “Kegiatan ini diinisiasi PB IPSI pusat, dan kami dari Pengprov DKI mendukung kegiatan ini,” kata dia.

Menurut Munjirin, kegiatan tersebut menjadi sarana memperkenalkan pencak silat sebagai kebudayaan asli Indonesia. Dia berharap penampilan itu dapat mendorong generasi muda mengenal dan mencintai pencak silat.

Munjirin menyebut kegiatan kali ini merupakan penyelenggaraan kedua setelah acara serupa tahun sebelumnya. “Kegiatan ini yang kedua kalinya, dan sebelumnya kami memecahkan rekor MURI dengan jumlah peserta jauh lebih banyak,” ujar dia.

Sekjen PB IPSI, Abdul Karim Aljufri, mengatakan pencak silat perlu semakin dikenal dan dihargai masyarakat Indonesia. “Kita ingin lebih menduniakan pencak silat, agar dihargai di negara sendiri,” kata dia.

Menurut dia, pencak silat memiliki manfaat sebagai olahraga sekaligus sarana menjaga diri dari perundungan. PB IPSI juga mendorong pencak silat menjadi bagian dari kurikulum wajib di sekolah.

Salah satu pesilat muda, Lintang dari Bekasi, mengaku tertarik mempelajari pencak silat sejak duduk di sekolah dasar. Ia mengaku mulai berlatih sejak kelas tiga SD dan kini duduk di kelas delapan.

Lintang mengatakan dirinya menyukai gerakan dan musik pengiring pencak silat karena merupakan budaya asli Indonesia. Ia juga pernah mengikuti kejuaraan dan bercita-cita menjadi pesilat nasional.

“Aku suka silat karena keturunan dari kakek yang juga punya padepokan silat. Aku ingin nantinya adi pesilat nasional,” kata dia.

Flash mob Pencak Silat menjadi ruang pertemuan bagi pesilat dari berbagai perguruan di Jabodetabek. Kegiatan tersebut sekaligus memperkuat kebersamaan dan memperluas pertemanan antargenerasi pencinta pencak silat.

Penampilan di ruang publik diharapkan membuat pencak silat semakin dekat dengan masyarakat dan generasi muda. Melalui kegiatan tersebut, pencak silat diharapkan terus dikenal, dipelajari, dan dilestarikan sebagai budaya Indonesia. ils/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Memahami Kaum Furry, Orang-orang yang Mengidentifikasi Dirinya sebagai Binatang
    Nah thats right thank you ~
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Advertisement
Daftar Terakhir Perolehan Medali Asian Games 2026: Indonesia Posisi ke-16

Daftar Terakhir Perolehan Medali Asian Games 2026: Indonesia Posisi ke-16

04 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.