Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kepolisian dan Desa Sukomulyo Siapkan 10 Hektare Lahan Tanam Jagung

📅 Minggu, 19 Apr 2026, 11:24 WIB | Oleh: Tim Penulis
Kepolisian dan Desa Sukomulyo Siapkan 10 Hektare Lahan Tanam Jagung Doc: ANTARA
Ket. Lahan milik Pemerintah Desa Sukomulyo di Kecamatan Sepaku, Kabupaten Penajam Paser Utara, Provinsi Kalimantan Timur, dibersihkan untuk disiapkan sebagai lahan tanam jagung.

PENAJAM PASER UTARA – Kepolisian berkolaborasi dengan Pemerintah Desa Sukomulyo, Kecamatan Sepaku, Kabupaten Penajam Paser Utara, Provinsi Kalimantan Timur dalam menyiapkan lahan sekitar 10 hektare untuk ditanami jagung hibrida sebagai upaya mendukung tercapainya swasembada pangan.

"Keterlibatan kepolisian adalah bentuk dukungan terhadap agenda strategis nasional, khususnya dalam menjaga ketahanan pangan di kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN)," ujar Kapolres Penajam Paser Utara AKBP Andreas Alek Danantara, Minggu (19/4).

Lahan yang disiapkan untuk tanam jagung dengan luas 10 hektare tersebut adalah milik Pemerintah Desa Sukomulyo, Kecamatan Sepaku, yang masuk kawasan IKN, ibu kota baru Indonesia.

Program tanam jagung merupakan bagian dari langkah pemerintah memastikan kesiapan sektor pangan di wilayah penyangga IKN, jelas Andreas Alek Danantara, terkait kawasan yang kini menjadi pusat perhatian nasional.

Saat ini lahan yang disiapkan untuk tanam jagung tersebut masih dalam proses pembersihan. Personel Kepolisian Sektor (Polsek) Sepaku diterjunkan untuk melakukan pembersihan lahan tersebut.

"Lahan masih dalam proses persiapan dan pembersihan agar memudahkan saat proses pengolahan lahan," kata Kapolsek Sepaku AKP Syarifuddin.

"Lahan seluas 10 hektare itu direncanakan akan ditanami jagung hibrida pada Mei 2026," tambahnya.

Dia menambahkan, pemanfaatan lahan milik pemerintah Desa Sukomulyo merupakan upaya kepolisian mendukung percepatan swasembada pangan nasional.

Kepolisian Resor (Polres) Penajam Paser Utara juga telah bekerja sama dengan Badan Bank Tanah dalam menyediakan lahan tanam jagung lebih kurang 25 hektare untuk dimanfaatkan petani di kabupaten setempat.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta

Pemulihan sawah pascabencana di Aceh

31 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Pemulihan sawah pascabencan...
Nasional
Unjuk rasa mahasiswa dan ma...
Daerah
Peluncuran bus listrik proy...

Pembukaan Festival Budaya Kerinci 2026

41 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Pembukaan Festival Budaya K...
Megapolitan
Aksi desak evaluasi perdaga...

Peremajaan lahan perkebunan kelapa

50 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Peremajaan lahan perkebunan...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.