Buka Akses Global untuk Santri, Gubernur Khofifah Luncurkan Beasiswa LPPD Jatim 2026
📅 Kamis, 11 Jun 2026, 10:00 WIB | Oleh: Selocahyo Basoeki Utomo SProgram beasiswa tersebut membuka kesempatan bagi para penerima untuk menempuh pendidikan di 64 perguruan tinggi mitra di Jawa Timur maupun Universitas Al-Azhar Kairo yang merupakan salah satu pusat keilmuan Islam terkemuka di dunia.
Khofifah menyampaikan, selama enam tahun terakhir Program Beasiswa LPPD telah menjangkau 7.976 mahasiswa dan mahasantri dari seluruh kabupaten/kota di Jawa Timur. Dari jumlah tersebut, sebanyak 2.580 mahasiswa telah lulus program sarjana (S1), 1.325 mahasiswa lulus program magister (S2), serta 64 orang berhasil menyelesaikan pendidikan doktoral (S3).
Bahkan, hingga tahun 2029 mendatang, Jawa Timur diproyeksikan memiliki tambahan sekitar 250 doktor yang lahir dari program beasiswa tersebut.
"Ini adalah investasi jangka panjang yang manfaatnya akan dirasakan oleh masyarakat Jawa Timur. Semakin banyak SDM unggul yang lahir dari pesantren, semakin besar pula kontribusinya terhadap pembangunan daerah, bangsa, dan negara," ungkapnya.
Sebaiknya Anda baca juga:
Sementara itu, Ketua LPPD Jawa Timur Abd. Halim Soebahar menyampaikan apresiasi atas komitmen dan perhatian Gubernur Khofifah terhadap pengembangan pendidikan pesantren.
Menurutnya, berbagai inovasi yang dilakukan Pemprov Jawa Timur telah menjadikan Program Beasiswa LPPD terus berkembang dan memberikan manfaat yang semakin luas bagi kalangan pesantren.
"Ada lompatan luar biasa yang terus dilakukan dengan inovasi dari tahun ke tahun. Oleh karena itu, kami sangat bersyukur Jawa Timur dianugerahi pemimpin yang sangat peduli tentang pendidikan, tentang pesantren, tentang diniyah dan insya Allah ini akan membuat keberkahan bagi Jawa Timur," katanya.
Sebaiknya Anda baca juga:
Upaya yang dilakukan Gubernur Khofifah, sebut Halim Soebahar, juga memuluskan jalan santri. Terlebih dengan berbagai tantangan seperti visa, hambatan keberangkatan, hingga peningkatan Pusat Studi Islam dan Bahasa Arab (PUSIBA).
"Ibu Gubernur langsung koordinasi dengan Grand Syeikh. Alhamdulillah, dengan back up dan turun tangan Ibu Khofifah, semuanya bisa clear. Semoga Jawa Timur tetap bisa melanjutkan program ini, itulah harapan masyarakat Jawa Timur. Karena memang sudah terbukti melahirkan SDM yang sangat bagus untuk masa depan Jawa Timur ini," harapnya.
Dalam kesempatan tersebut juga dilakukan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) Program Beasiswa Tahun 2026 antara Ketua LPPD Provinsi Jawa Timur dengan 63 pimpinan perguruan tinggi mitra penyelenggara program beasiswa sebagai bentuk penguatan komitmen bersama dalam mencetak generasi unggul berbasis pesantren menuju Indonesia Emas 2045.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!