Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Antisipasi El Nino, DPRD DKI Minta Pemprov Siapkan Skenario Krisis Air Bersih

📅 Kamis, 11 Jun 2026, 13:45 WIB | Oleh:
Antisipasi El Nino, DPRD DKI Minta Pemprov Siapkan Skenario Krisis Air Bersih Doc: ANTARA
Ket. Kalangan legislatif meminta Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta memperkuat langkah mitigasi dalam menghadapi potensi bencana hidrometeorologi kering yang dapat dipicu fenomena El Nino. Antisipasi sejak dini dinilai penting agar dampak kekeringan terhadap masyarakat maupun pelayanan publik dapat diminimalkan.

JAKARTA - Kalangan legislatif meminta Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta memperkuat langkah mitigasi dalam menghadapi potensi bencana hidrometeorologi kering yang dapat dipicu fenomena El Nino. Antisipasi sejak dini dinilai penting agar dampak kekeringan terhadap masyarakat maupun pelayanan publik dapat diminimalkan.

Anggota Komisi A DPRD DKI Jakarta, Achmad Yani, menegaskan bahwa kesiapan seluruh perangkat daerah harus menjadi perhatian utama pemerintah daerah. Menurutnya, koordinasi yang kuat antarinstansi akan menentukan efektivitas langkah penanganan ketika potensi kekeringan mulai terjadi.

Yani menjelaskan bahwa perencanaan yang matang harus disiapkan jauh sebelum dampak El Nino dirasakan masyarakat secara luas. Langkah tersebut diperlukan agar pemerintah memiliki skenario penanganan yang jelas dan mampu merespons setiap perkembangan situasi dengan cepat.

"Perlu ada koordinasi yang baik agar langkah penanganan dapat berjalan efektif," ujar Yani.

Ia menilai sinergi lintas sektor sangat penting karena persoalan kekeringan tidak hanya berdampak pada satu bidang saja. Ketersediaan air bersih, kesehatan masyarakat, lingkungan hidup, hingga aktivitas ekonomi berpotensi terdampak apabila mitigasi tidak dilakukan secara optimal.

Selain memperkuat koordinasi, Yani berharap seluruh langkah penanganan telah disusun secara komprehensif dan terukur. Dengan perencanaan yang baik, pemerintah daerah dapat meminimalkan risiko kerugian yang mungkin timbul akibat bencana hidrometeorologi kering.

"Harapannya, semua sudah terencana," ucap Yani.

Sementara itu, Sekretaris Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta, Marulitua Sijabat, memastikan pihaknya telah menyiapkan berbagai langkah antisipasi menghadapi potensi bencana hidrometeorologi. Upaya tersebut dilakukan sebagai bagian dari strategi kesiapsiagaan menghadapi kemungkinan terjadinya musim kering yang lebih panjang.

Menurut Marulitua, BPBD terus memperkuat koordinasi dengan berbagai instansi terkait untuk memastikan seluruh unsur penanggulangan bencana dapat bekerja secara terpadu. Selain itu, pemantauan kondisi cuaca dilakukan secara berkala guna mendeteksi lebih awal potensi ancaman yang dapat memengaruhi wilayah Jakarta.

"Memperkuat kesiapsiagaan melalui koordinasi instansi dan pemantauan kondisi cuaca," kata Marulitua.

BPBD juga menyiapkan berbagai langkah mitigasi yang dapat diterapkan sesuai perkembangan kondisi di lapangan. Strategi tersebut diharapkan mampu mengurangi dampak yang ditimbulkan apabila fenomena El Nino menyebabkan penurunan curah hujan dan meningkatkan risiko kekeringan di sejumlah wilayah.

Pemerintah daerah terus berupaya memastikan kesiapan sarana, sumber daya manusia, serta mekanisme koordinasi berjalan secara optimal. Langkah tersebut dilakukan agar pelayanan kepada masyarakat tetap terjaga dan kebutuhan dasar warga dapat terpenuhi selama menghadapi potensi musim kering.

"Upaya mitigasi dilakukan agar dampak bencana dapat ditekan semaksimal mungkin," pungkas Marulitua.

Dengan meningkatnya kewaspadaan terhadap potensi El Nino, DPRD dan Pemprov DKI Jakarta berharap seluruh pemangku kepentingan dapat berkolaborasi dalam memperkuat mitigasi bencana. Upaya tersebut diharapkan mampu menjaga ketahanan Jakarta dalam menghadapi berbagai tantangan perubahan cuaca dan iklim yang berpotensi terjadi sepanjang tahun ini.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...
  • Pertamina dan Jababeka Berkolaborasi Menuju Kawasan Hijau dan Nol Emisi
    Melihat tren positif pemasangan infrastruktur panel surya yang ...
  • Kemenperin Pacu Industri Halal Tembus Pasar Global Lewat Halal Indo 2026
    Langkah mendorong penyerapan 60 persen vendor lokal di ...
  • Bukan Sekadar Ekspor, Industri Pangan Indonesia Kejar Posisi di Rantai Nilai Global
    Ulasan yang sangat komprehensif mengenai posisi manufaktur Indonesia ...
  • Industri Besar di Kaltim Didorong Wajib Serap 60 Persen Vendor dan UMKM Lokal.
    Langkah Komisi VII DPR RI dalam mendorong regulasi ...
Advertisement
Art Jakarta Detail Sidebar
Ekonomi
Harga Cabai Rawit Rp89.500/...

Indonesia Tertinggal 0-2 dari Tiongkok

1.5 jam yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Indonesia Tertinggal 0-2 da...

Atlet Angkat Besi Saatnya Unjuk Kekuatan di Asian Games

1.5 jam yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Atlet Angkat Besi Saatnya U...
Advertisement
Pascabanjir Arosuka, Operasional AKAP di Terminal Tipe A Bareh Solok Tetap Berjalan Normal

Pascabanjir Arosuka, Operasional AKAP di Terminal Tipe A Bareh Solok Tetap Berjalan Normal

23 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.