Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

BMKG: El Nino Berpotensi Lebih Kering dan Panjang

📅 Rabu, 10 Jun 2026, 15:37 WIB | Oleh:
BMKG: El Nino Berpotensi Lebih Kering dan Panjang Doc: YouTube BMKG
Ket. Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika Teuku Faisal Fathani

JAKARTA - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memutakhirkan prediksi musim kemarau 2026 seiring meningkatnya peluang terjadinya fenomena El Nino. Fenomena tersebut berpotensi memperparah kondisi kekeringan pada berbagai wilayah dan sektor yang terdampak iklim nasional.

Kepala BMKG, Teuku Faisal Fathani, menyebut El Nino berpotensi berkembang mulai pertengahan tahun 2026 mendatang. Peluang intensitas El Nino kategori moderat mencapai 98 persen, sedangkan kategori kuat diperkirakan sebesar 62 persen.

“Prediksi El Nino mulai pertengahan 2026 memiliki peluang intensitas kategori moderat mencapai 98 persen. Sedangkan peluang El Nino kategori kuat diperkirakan mencapai 62 persen pada periode yang sama,” kata Teuku saat konferensi pers di gedung BMKG, Jakarta, Rabu (10/6).

Faisal memperkirakan awal musim kemarau berlangsung bertahap. Pada Juni 2026, musim kemarau diprediksi mulai terjadi di 198 zona musim atau mencakup 31,6 persen wilayah daratan Indonesia.

“Sementara pada Juli 2026, musim kemarau meluas ke 66 zona musim atau sekitar 7,26 persen luas daratan. Selain itu, sebagian besar wilayah Indonesia diprediksi mengalami musim kemarau lebih awal dari kondisi normal,” ucap Faisal.

BMKG mencatat 308 zona musim diprediksi memasuki musim kemarau lebih cepat dibandingkan kondisi normal tahunan. Wilayah tersebut mencakup 39,77 persen luas daratan Indonesia yang mengalami percepatan awal musim kemarau.

“Awal musim kemarau di sebagian besar wilayah Indonesia diprediksi datang lebih awal atau lebih maju. Kondisi ini perlu diantisipasi berbagai sektor untuk meminimalkan dampak yang berpotensi ditimbulkan nantinya,” ucap Faisal.

Selain itu, BMKG juga memprediksi musim kemarau tahun depan akan cenderung lebih kering. Sebanyak 482 zona musim atau 56,18 persen wilayah Indonesia diperkirakan mengalami curah hujan di bawah normal selama periode kemarau.

“Puncak musim kemarau diprediksi terjadi Agustus 2026 di 369 zona musim atau mencakup 48,84 persen luas daratan Indonesia. Durasi musim kemarau diperkirakan lebih panjang dari biasanya di 437 zona musim atau sekitar 48,77 persen wilayah daratan,” ucap Faisal.

BMKG meminta pemerintah dan berbagai sektor memanfaatkan prediksi iklim sebagai dasar penyusunan langkah antisipasi dini. Langkah tersebut diperlukan untuk menghadapi potensi dampak El Nino dan musim kemarau panjang tahun 2026. ils/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Megapolitan
Dishub DKI: Sejumlah Jalan ...
Megapolitan
Gulkarmat Jaktim Latih Warg...
Megapolitan
Truk Terguling di flyover P...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Presiden Prabowo Bertolak ke Lampung untuk Resmikan RSUD KH Muhammad Thohir

Presiden Prabowo Bertolak ke Lampung untuk Resmikan RSUD KH Muhammad Thohir

10 Jun 2026
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.