Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Menkeu: Pertumbuhan Ekonomi Tinggi dan Kesejahteraan Rakyat Jadi Target Fiskal 2027

📅 Rabu, 10 Jun 2026, 15:58 WIB | Oleh:
Menkeu: Pertumbuhan Ekonomi Tinggi dan Kesejahteraan Rakyat Jadi Target Fiskal 2027 Doc: Dokumentasi Kementerian Keuangan
Ket. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa

JAKARTA - Di pertengahan tahun ini, pemerintah dan Komisi XI DPR RI sudah mulai membahas arah dan kebijakan fiskal untuk tahun 2027. Yang terangkum dalam Kerangka Ekonomi Makro dan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal (KEM-PPKF).

“Rancangan arah dan kebijakan fiskal tahun 2027 ditujukan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih tinggi (pro-growth). Serta percepatan peningkatan kesejahteraan rakyat (pro-welfare),” kata Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa dalam Rapat Kerja dengan Komisi XI DPR RI membahas KEM-PPKF 2027, Rabu (10/6).

Strategi pro-growth dan pro-welfare akan dilakukan melalui sinergi kebijakan fiskal, moneter dan sektor keuangan . Serta dukungan investasi di sektor-sektor strategis.

Untuk itu, tahun 2027, pemerintah menargetkan pertumbuhan ekonomi di kisaran 5,8-6,5 persen. “Target pertumbuhan ini bagian dari trajektori menuju pertumbuhan ekonomi 8 persen di tahun 2029,” ucap Menkeu Purbaya.

Untuk mencapai pertumbuhan ekonomi tersebut, investasi harus tumbuh antara 6,5-7,5 persen. Utamanya investasi pada sektor-sektor yang dapat menghasilkan nilai tambah tinggi.

“Pemerintah akan mengoptimalkan deregulasi dan debottlenecking untuk memperbaiki iklim investasi. Proses perizinan disederhanakan, penguatan kepastian hukum dan penguatan kordinasi lintas sektor serta lembaga,” ujar Menkeu Purbaya.

Pemerintah juga menetapkan target inflasi tahun 2027 di rentang 1,5-3,5 persen. Nilai tukar rupiah antara Rp16.800-Rp17.500 per dollar AS, suku bunga SBN tenor 10 tahun di level 6,507,3 persen.

Sedangkan asumsi harga minyak mentah tahun 2027 ditetapkan sebesar USD70-USD95. Menkeu Purbaya juga mengatakan, fundamental ekonomi yang kuat di tahun 2026, menjadi penopang pertumbuhan ekonomi yang lebih tinggi tahun depan.

Sementara itu untuk postur APBN 2027, pemerintah meproyeksikan pendapatan negara sebesar 11,82-12,40 persen dari Produk Domestik Bruto (PDB). Belanja negara sebesar 13,62-14, 80 persen dari PDB, dan pembiayaan 1,80-2,40 persen dari PDB. ils/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Tak Mau Ketinggalan, Warga Yunani Juga Berunjuk Rasa Beratnya Beban Hidup

Tak Mau Ketinggalan, Warga Yunani Juga Berunjuk Rasa Beratnya Beban Hidup

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.