Langkah Berani Finlandia: Ubah UU Energi Nuklir demi Perisai Pertahanan Baru
📅 Rabu, 10 Jun 2026, 16:13 WIB | Oleh: Deri HenriawanMOSKOW - Komite Pertahanan Parlemen Finlandia, Selasa (9/6), menyetujui amandemen Undang-Undang Energi Nuklir yang membuka jalan bagi pengenalan senjata nuklir di Finlandia.
Pada 23 April, pemerintah Finlandia mengajukan usulan kepada parlemen untuk mengubah UU Energi Nuklir dan Kitab UU Pidana, yang akan mencabut larangan saat ini terhadap impor, pembuatan, penyimpanan, dan penggunaan senjata nuklir di negara tersebut.
"Komite pertahanan mengusulkan untuk menyetujui... usulan tersebut," kata komite tersebut.
Anggota komite dari oposisi Sosial Demokrat, Partai Hijau, dan Aliansi Kiri tidak mendukung usulan tersebut, namun hal itu tidak memengaruhi keputusan.
Juru bicara Kremlin Dmitry Peskov menggambarkan rencana Finlandia untuk mengizinkan impor senjata nuklir ke negara itu sebagai "konfrontasi terkonsentrasi."
Sebaiknya Anda baca juga:
Selain Finlandia, beberapa negara Eropa sedang mempertimbangkan untuk menempatkan senjata nuklir di wilayahnya.
Pada Maret, Presiden Prancis Emmanuel Macron mengumumkan bahwa Prancis memasuki periode "pencegahan nuklir tingkat lanjut," yang akan meningkatkan jumlah hulu ledak nuklir dan mengerahkan senjata ke negara-negara Eropa lainnya.
Britania Raya, Jerman, Polandia, Belanda, Belgia, Yunani, Swedia, dan Denmark sepakat untuk berpartisipasi dalam inisiatif nuklir tersebut. Ant
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!