Bantuan Bibit Tembakau untuk Petani di Sumenep
📅 Selasa, 09 Jun 2026, 23:27 WIB | Oleh: Tim PenulisSumenep - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep, Jawa Timur memberikan bantuan bibit tembakau kepada petani guna membantu meringankan biaya produksi bagi mereka.
Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Sumenep Chainur Rasyid di Sumenep, Selasa, menjelaskan bantuan bibit tembakau itu bersumber dari Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCT) yang diterima Pemkab Sumenep pada tahun anggaran 2026.
"Salah satu organisasi perangkat daerah yang menerima alokasi pemanfaatan dana bagi hasil cukai ini adalah DKPP," katanya.
Karena itu, sambung dia, pihaknya memanfaatkan DBHCT tersebut untuk membantu meringankan biaya produksi petani tembakau berupa bantuan bibit.
Menurut Chainur Rasyid, bantuan bibit diserahkan kepada kelompok tani, yakni sebanyak 20 kelompok.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Saat ini DKPP masih menunggu SK dari Bupati Sumenep terkait bantuan bibit. Beberapa hari lalu sudah diajukan dan tinggal menunggu finalisasi dari Bagian Hukum Pemkab Sumenep," katanya.
Secara terpisah, anggota Komisi II DPRD Sumenep Juhari meminta pemkab mempercepat penyaluran bantuan benih tembakau tersebut, karena saat ini telah memasuki musim tanam.
"Jika penyaluran bantuan lambat, kami khawatir bibit tidak digunakan petani, karena banyak di antara para petani tembakau yang melakukan pembibitan langsung," katanya.
Sebaiknya Anda baca juga:
Sementara itu, pada tahun anggaran 2026, Kabupaten Sumenep menerima dana bagi hasil cukai hasil tembakau dari pemerintah sebesar Rp33,1 miliar lebih.
Dana tersebut dimanfaatkan melalui beberapa organisasi perangkat daerah, seperti Dinas Kesehatan, Dinas Sosial, Satuan Polisi Pamong Praja, dan DKPP Sumenep.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!