Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Bumi Makin Kritis, Laju Air Laut Naik Dua Kali Lipat Lebih Cepat dalam 10 Tahun

📅 Rabu, 10 Jun 2026, 16:28 WIB | Oleh:
Bumi Makin Kritis, Laju Air Laut Naik Dua Kali Lipat Lebih Cepat dalam 10 Tahun Doc: AFP/TORSTEN BLACKWOOD

LONDON - Sejumlah samudra menghadapi tekanan “berat” akibat aktivitas manusia setelah laju kenaikan permukaan laut meningkat dalam 10 tahun, demikian laporan yang dipimpin PBB, sehingga mendesak upaya global untuk membatasi dampak polusi dan perubahan iklim.

Tekanan yang "meningkat" itu bersifat kumulatif, meliputi polusi dan industri penangkapan ikan berskala besar, jelas Penilaian Ketiga Samudra Dunia (WOA III).

WOA III adalah satu-satunya penilaian terintegrasi global tentang samudra dunia yang mencakup aspek lingkungan, ekonomi, dan sosial.

Forum itu menilai keadaan samudra dari 2021-2025, dan merupakan upaya kolektif dari tim penulis antar sektor yang terdiri dari lebih dari 650 ahli dari puluhan negara.

Penilaian tersebut, pada Senin (8/6), menggarisbawahi bahwa aktivitas yang disebabkan oleh manusia menyebabkan hilangnya keanekaragaman hayati secara luas dan memberikan "tekanan berat" kepada sistem samudra.

Menurut temuan tersebut, permukaan laut terus naik dengan laju yang semakin meningkat, dari 2 milimeter (0,08 inci) per tahun sebelum 2015 menjadi 4,3 milimeter per tahun pada 2023.

Studi itu juga menemukan bahwa sekitar 16 persen dari total peningkatan kandungan panas laut sejak 1955 telah terjadi sejak 2018.

"Kita tidak bisa terus memperlakukan laut sebagai sumber daya yang tak terbatas. Kolaborasi global yang mendesak diperlukan untuk melindungi ekosistem laut," tegas Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres, menambahkan dunia harus membangun hubungan baru dengan laut yang didasarkan pada sains, dibingkai oleh hukum internasional, dan dibangun atas dasar tanggung jawab bersama di seluruh negara, sektor, dan generasi. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.