Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Kemendukbangga Rumuskan Kartu Lansia untuk Ringankan Beban Penduduk Tua

📅 Selasa, 09 Jun 2026, 13:15 WIB | Oleh:
Kemendukbangga Rumuskan Kartu Lansia untuk Ringankan Beban Penduduk Tua Doc: antara foto
Ket. Mendukbangga/Kepala BKKBN Wihaji dalam peringatan Hari Lanjut Usia Nasional (HLUN) ke-30 di Jakarta, Selasa (9/6).

JAKARTA - Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Kemendukbangga)/BKKBN merumuskan Kartu Lansia untuk meringankan beban penduduk lanjut usia (lansia) guna menghadapi aging population.

"Kartu Lansia kita lagi dirumuskan, memang agak rumit. Walaupun sudah ada yang jalan, seperti DKI Jakarta, kan saya kira sudah jalan. Ada kabupaten/kota yang jalan karena mereka mengintegrasikan dengan program pemerintah daerah, sehingga langsung dikasih kartu lansia, cuma modelnya macam-macam," kata Mendukbangga/Kepala BKKBN Wihaji dalam peringatan Hari Lanjut Usia Nasional (HLUN) ke-30 di Jakarta, Selasa (9/6).

Menteri Wihaji menegaskan Kemendukbangga/BKKBN terus memperjuangkan program Kartu Lansia tersebut untuk mempermudah penduduk usia tua mengikuti berbagai program, termasuk diskon transportasi umum.

"Minimal dengan Menteri Perhubungan sudah jalan, karena ada diskon 20 persen dari Kementerian Perhubungan. Itu bagian dari program bersama yang saya kira untuk meringankan beban, khususnya lansia, tapi kita sementara menginisiasi, kalau memang ada kemampuan keuangan daerah, silakan. Kalau enggak, tentu kita carikan jalan," paparnya.

Ia mengakui program Kartu Lansia tersebut memang belum sempurna, tetapi Kemendukbangga/BKKBN bekerja sama dengan berbagai pemangku kepentingan untuk memperjuangkan agar para penduduk tua bisa hidup lebih terjamin dan sejahtera.

"Jadi, untuk beberapa kabupaten/kota sudah ada, tetapi menggunakan pembiayaan dari pemerintah daerah masing-masing. Karena memang secara nasional masih dirumuskan dengan berbagai pemangku kepentingan, tetapi belum final," ucap Mendukbangga Wihaji.

Kemendukbangga/BKKBN hari ini mewisuda 387 mahasiswa Sekolah Lansia dari berbagai wilayah di Indonesia dalam rangka memperingati HLUN ke-30 dan Hari Keluarga Nasional ke-33 yang akan jatuh pada 29 Juni 2026 mendatang.

"Kebetulan kita mewisuda 387 S1, S2, S3 untuk Sekolah Lansia, bagian dari program kementerian kita, ini salah satu program prioritas karena lumayan di Indonesia sudah ada 11 persen lebih, hampir 12 persen aging population kita. Negara butuh hadir, pemerintah butuh hadir karena beliau-beliau rata-rata kesepian. Oleh karena itu kita bikin aktivitas, salah satunya melalui Program Sekolah Lansia," ujar Mendukbangga Wihaji.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Ekonomi
Kemendag dan Bapanas Perkua...
Daerah
Pemkab Batang Matangkan Pem...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Berapa Ranking FIFA Indonesia Jika Menang Melawan Mozambik?

Berapa Ranking FIFA Indonesia Jika Menang Melawan Mozambik?

09 Jun 2026
Pilihan Pembaca
# 3
# 3
Ratifikasi IEU-CEPA Dorong Daya Saing
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.