Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Sutradara Film 'Greenland 2' Ungkap Ironi Benda Langit Mendekati Bumi

📅 Kamis, 08 Jan 2026, 15:15 WIB | Oleh: Tim Penulis
Sutradara Film 'Greenland 2' Ungkap Ironi Benda Langit Mendekati Bumi Doc: 21 cineplex
Ket. Film "Greenland 2: Migration" tayang di bioskop Indonesia mulai Rabu (7/1/2026).

JAKARTA - Sutradara Ric Roman Waugh mengemukakan sebuah ironi terkait benda langit mendekati bumi yang sebenarnya sangat umum terjadi, bahkan sudah terlacak sebelum pengerjaan film "Greenland" (2020) yang pertama.

"Lucunya adalah, ketika kami membuat film pertama, saya bisa memberi tahu Anda tentang 400 ATLAS lain yang terbang sangat dekat dengan Bumi yang juga kami lacak," ujar Waugh dalam wawancara yang dikutip dari Gizmodo di Jakarta, Rabu (7/1).

Waugh merujuk pada objek antarbintang yang dideteksi melintas sangat dekat dengan bumi oleh sistem pelacakan ATLAS (Asteroid Terrestrial-impact Last Alert System) dan dinamai 3I/ATLAS pada 2025.

Ia mengatakan orang-orang tidak menyadarinya bukan karena tidak tahu fenomena itu terjadi konstan. Orang-orang hanya bersandar pada adanya harapan.

"Anda harus mendefinisikan apa arti 'dekat Bumi'; beberapa masih berjarak ribuan, bahkan jutaan mil, sementara yang lain jauh lebih dekat," kata Waugh.

"Entah kita percaya atau tidak, entah kita mengatakannya atau tidak. Saya pikir kita semua sangat takut akan betapa kecilnya kita dan semua hal yang sebenarnya dapat membahayakan kita. Dan mengapa tidak merasakan pengalaman orang lain dan melihat bagaimana situasi itu berkembang daripada harus mengalaminya sendiri?"

Melalui sekuel filmnya, tim produksi akan menyampaikan pesan optimistis bahwa manusia dapat bertahan melewati apa pun melalui solidaritas dan kebersamaan, yang ia kaitkan dengan keberanian manusia beraktivitas kembali pasca-pandemi COVID-19.

"Setelah COVID-19, kita bertanya pada diri sendiri, apakah kita akan tetap di dalam rumah kita, atau kita akan berani dan keluar dan mulai menjalani hidup kita lagi (dan mengingat) mengapa kita seharusnya berada di sini sejak awal? Dan saya pikir semua yang mendorong Greenland 2 adalah tentang itu," kata Waugh.

Dalam membangun visual dunianya, Waugh tidak mencoba membuat dokumenter, melainkan menggunakan situasi di dunia nyata sebagai landasan kreatif dalam merancang segmen ilmiah dalam cerita fiksi ini.

Waugh dan timnya menyusun teori mengenai rupa vegetasi dan atmosfer Bumi yang hancur di semesta fiksinya dengan merujuk pada fenomena kebakaran hutan di Australia dan California, serta kondisi ekosistem di "Hutan Merah" Chernobyl.

Teori itu disusun untuk membayangkan gambaran lingkungan saat sistem pengamanan nuklir gagal dan radiasi bocor menembus atmosfer pasca-hantaman komet.

Waugh menjelaskan sekuel filmnya tetap fokus pada narasi keluarga Garrity (yang diperankan oleh Gerard Butler dan Morena Baccarin) dengan misi yang kini beralih dari sekadar mencari perlindungan di bunker menjadi perjalanan menuju kawah (crater) yang dibentuk tumbukan komet.

Perjalanan karakter menuju titik tumbukan komet itu membawa pesan filosofis tentang perbedaan besar antara sekadar bertahan hidup (survive) dengan benar-benar menjalani hidup kembali (living).

Meski menyertakan bencana radiasi, banjir, hingga badai dahsyat, Waugh memastikan seluruh elemen tersebut disampaikan melalui sudut pandang kemanusiaan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Luar Negeri
Ribuan Warga RD Kongo Melar...
Luar Negeri
Kanada Perkuat Industri Str...
Luar Negeri
Efek El Nino, Banjir Bandan...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Jangan Lupa Catat Tanggalnya! CFD Sudirman-Thamrin Ditiadakan, Jaksel Adakan di Jalan Iskandar Muda

Jangan Lupa Catat Tanggalnya! CFD Sudirman-Thamrin Ditiadakan, Jaksel Adakan di Jalan Iskandar Muda

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.