Cianjur Tingkatkan Kesiapsiagaan Cegah Karhutla Kawasan Gunung Gede-Pangrango
📅 Selasa, 11 Agu 2026, 15:15 WIB | Oleh: SriyonoCIANJUR - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Cianjur, Jawa Barat, meningkatkan kesiapsiagaan lintas sektor guna mencegah kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan Gunung Gede-Pangrango di tengah musim kemarau dan fenomena El Nino.
Bupati Cianjur Mohammad Wahyu Ferdian di Cianjur, Selasa (11/8), mengatakan letak geografis Kabupaten Cianjur di bagian selatan Pulau Jawa menjadi salah satu wilayah dengan potensi dampak kemarau yang cukup tinggi, sehingga upaya pencegahan dan penanganan cepat perlu dilakukan bersama masyarakat.
Salah satu dampak yang terjadi ditandai dengan munculnya peristiwa karhutla seperti yang melanda kawasan Gunung Gede-Pangrango yang hingga saat ini masih dalam penanganan petugas gabungan dan relawan.
"Penanganan kebakaran hutan dan lahan di Gunung Gede mulai teratasi, sehingga berbagai pihak akan terus melakukan upaya dan penanganan serta pencegahan kebakaran hutan dan lahan di Cianjur," katanya.
Untuk mengantisipasi potensi kebakaran susulan, Pemkab Cianjur dan unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) telah menyiapkan sejumlah langkah teknis lapangan mulai dari petugas hingga alat penunjang.
Sebaiknya Anda baca juga:
Seluruh armada pemadam kebakaran dan personel disiagakan hingga ke tingkat desa, sistem peringatan dini dioptimalkan agar setiap laporan mengenai potensi ancaman api dapat segera ditindaklanjuti secara cepat.
Termasuk mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan dan berperan aktif menjaga lingkungan sekitar serta segera melapor ketika terdapat hal yang mencurigakan atau dugaan kebakaran yang melanda lahan dan hutan.
"Ini menjadi tanggungjawab bersama termasuk masyarakat dengan melakukan pengawasan dan segera melapor ketika mendapati titik api yang membakar lahan dan hutan, sehingga berbagai kejadian dapat diminimalisir tidak sampai meluas," katanya.
Sebaiknya Anda baca juga:
Bahkan pihaknya telah menggelar rapat koordinasi kesiapsiagaan bersama Kementerian Politik dan Keamanan, Kementerian Kehutanan, Kementerian Lingkungan Hidup (KLH), Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), dan Badan Meteorologi Klimatologi Geofisika (BMKG).
"Kami berharap selama musim kemarau tidak ada lagi lahan atau hutan yang terbakar di Cianjur, sehingga ini menjadi tanggungjawab bersama guna mencegah terjadinya kebakaran dengan tidak membakar sampah dan membuang puntung rokok sembarangan," katanya.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!