Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

DPRD DKI: Jakarta Butuh Daerah Penyangga untuk Tembus 20 Kota Global

📅 Minggu, 07 Jun 2026, 13:40 WIB | Oleh:
DPRD DKI: Jakarta Butuh Daerah Penyangga untuk Tembus 20 Kota Global Doc: DPRD DKI Jakarta
Ket. DPRD DKI Jakarta menegaskan bahwa kota Jakarta membutuhkan kolaborasi yang kuat dengan daerah penyangga dan kota-kota lain di Indonesia untuk mewujudkan target masuk dalam jajaran 20 kota global dunia.

JAKARTA - Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta Wibi Andrino menegaskan Jakarta membutuhkan kolaborasi yang kuat dengan daerah penyangga dan kota-kota lain di Indonesia untuk mewujudkan target masuk dalam jajaran 20 kota global dunia. Menurutnya, berbagai persoalan perkotaan yang dihadapi Jakarta tidak dapat diselesaikan secara mandiri tanpa dukungan wilayah sekitar.

Pernyataan tersebut disampaikan Wibi usai menjadi pembicara dalam Urban Talks bertajuk “Menavigasi Masa Depan Kota Bersama” yang merupakan bagian dari rangkaian Jakarta Future Festival (JFF) 2026 di Taman Ismail Marzuki (TIM), Jakarta, Jumat (5/6).

Wibi mencontohkan persoalan kemacetan yang hingga kini masih menjadi tantangan utama Jakarta. Menurutnya, penyelesaian masalah tersebut memerlukan keterlibatan aktif daerah penyangga seperti Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi yang memiliki keterkaitan erat dengan mobilitas masyarakat menuju Ibu Kota.

"Kompleksitas permasalahan Jakarta memerlukan dukungan dari kota-kota lainnya. Tentunya tidak bisa sendirian mengerjakan ini," ujar Wibi.

Selain persoalan transportasi, ia menilai kerja sama antardaerah juga penting dalam mendukung sektor ketahanan pangan. Jakarta sebagai kota metropolitan memiliki keterbatasan lahan produksi sehingga membutuhkan dukungan daerah lain untuk menjamin ketersediaan pasokan pangan bagi masyarakat.

Menurut Wibi, Jakarta Future Festival menjadi wadah yang tepat untuk memperkuat kolaborasi lintas daerah dalam membangun masa depan perkotaan yang lebih baik. Forum tersebut membuka ruang diskusi dan pertukaran gagasan antara pemerintah daerah, akademisi, praktisi, dan berbagai pemangku kepentingan lainnya.

"Event Jakarta Future Festival, kita membuka jadi ruang kolaborasi yang cukup luas. Jakarta sebagai kolaborator hub," ucapnya.

Ia berharap pembangunan di Indonesia ke depan tidak lagi terpusat di Jakarta. Daerah-daerah lain dinilai memiliki peluang yang sama untuk berkembang dan menjadi pusat pertumbuhan baru yang mampu mendukung visi besar pembangunan nasional.

Wibi mencontohkan perkembangan sejumlah kota di Tiongkok yang mampu tumbuh menjadi pusat ekonomi modern meskipun sebelumnya bukan kota utama. Menurutnya, pembangunan yang merata akan menciptakan lebih banyak pusat pertumbuhan ekonomi di berbagai wilayah.

"Kita lihat di Tiongkok kota-kota kecilnya itu, bahkan memiliki Grand Hyatt, gedung pencakar langit sendiri," ungkapnya.

Dalam kesempatan tersebut, Wibi juga mengapresiasi kesiapan sejumlah kepala daerah yang hadir dalam forum untuk menjalin kerja sama dengan Jakarta. Beberapa di antaranya berasal dari Kota Semarang, Malang, dan Banda Aceh yang dinilai memiliki komitmen membangun kolaborasi antarkota.

Menurutnya, semangat kolaborasi tersebut menjadi momentum positif untuk saling belajar dan memperkuat kapasitas pembangunan daerah. Masing-masing kota memiliki pengalaman dan tantangan berbeda yang dapat menjadi referensi bagi pengembangan Jakarta maupun daerah lainnya.

"Mereka membangun kotanya dengan batasan-keterbatasan yang ada," kata Wibi.

Ia menambahkan, keterbatasan fiskal yang dimiliki sejumlah daerah tidak menghalangi upaya mereka untuk terus meningkatkan kualitas sumber daya manusia dan mempercepat pembangunan. Pengalaman tersebut dinilai dapat menjadi pembelajaran penting bagi Jakarta dalam menghadapi tantangan pembangunan ke depan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
Ekonomi
Upaya Percepatan Pemulihan ...
Advertisement
10 Event Jakarta Akhir Pekan 17-18 Oktober: Ada Synchronize Festival hingga BABYMONSTER

10 Event Jakarta Akhir Pekan 17-18 Oktober: Ada Synchronize Festival hingga BABYMONSTER

16 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.