Tren Beauty-from-Within Menguat, Dokter Gizi Klinik Ungkap Kunci Kulit Sehat
📅 Sabtu, 06 Jun 2026, 22:23 WIB | Oleh: Haryo BronoJAKARTA– Di tengah maraknya tren perawatan kulit dan produk kecantikan yang menjanjikan hasil instan, para ahli kesehatan mengingatkan bahwa kulit yang sehat tidak hanya ditentukan oleh apa yang diaplikasikan di permukaannya. Kesehatan kulit, menurut dokter spesialis gizi klinik dr. Chintya Tedjaatmadja, Sp.GK, berakar pada kondisi tubuh secara keseluruhan, termasuk kecukupan nutrisi dan kesehatan sistem pencernaan.
Pandangan tersebut disampaikan dr. Chintya dalam peluncuran Wyce, minuman kolagen terbaru dari PT Louis Renzo Cosmindo di Jakarta pada hari Sabtu (6/6). Produk ini mengusung konsep beauty-from-within atau kecantikan dari dalam tubuh.
Produk itu disebut cukup menarik perhatian karena menghadirkan Korean Heartleaf (Houttuynia cordata) sebagai salah satu bahan utama dalam formulanya, yang diklaim sebagai yang pertama digunakan dalam kategori collagen drink di Indonesia.
Menurut dr. Chintya, persepsi masyarakat mengenai kulit sehat masih sering berfokus pada tampilan luar semata. Kulit yang terlihat putih, cerah, atau glowing kerap dianggap sebagai indikator utama kesehatan kulit, padahal kondisi tersebut belum tentu mencerminkan kesehatan kulit yang sebenarnya.
"Definisi kulit sehat itu tidak hanya glowing dan putih. Kulit yang sehat harus memiliki skin barrier yang kuat sehingga tidak mudah mengalami iritasi. Selain itu, tingkat kelembapannya harus seimbang, tidak terlalu kering dan tidak terlalu berminyak. Kulit yang sehat juga lebih mampu mempertahankan fungsi perlindungannya terhadap berbagai faktor dari lingkungan," ujarnya.
Sebaiknya Anda baca juga:
Ia menjelaskan bahwa skin barrier atau lapisan pelindung kulit memiliki peran yang sangat penting dalam menjaga kesehatan kulit. Ketika lapisan ini terganggu, kulit menjadi lebih rentan terhadap berbagai masalah seperti kemerahan, iritasi, jerawat, hiperpigmentasi, hingga munculnya tanda-tanda penuaan dini.
"Kulit yang memiliki barrier yang baik biasanya tidak mudah sensitif. Sebaliknya, ketika skin barrier rusak, kulit akan lebih mudah kehilangan kelembapan, mengalami peradangan, dan lebih rentan terhadap pengaruh buruk dari luar seperti polusi, sinar ultraviolet, maupun radikal bebas," kata dr. Chintya.
Ancaman Radikal Bebas terhadap Kesehatan Kulit
Sebaiknya Anda baca juga:
Salah satu faktor yang banyak berkontribusi terhadap kerusakan kulit adalah paparan radikal bebas. Senyawa tidak stabil ini dapat berasal dari berbagai sumber, mulai dari polusi udara, asap rokok, stres, pola makan yang kurang sehat, hingga paparan sinar matahari berlebihan.
Menurut dr. Chintya, radikal bebas dapat mempercepat proses penuaan kulit karena merusak sel-sel sehat dan kolagen yang berfungsi menjaga elastisitas kulit. Tubuh membutuhkan asupan antioksidan yang cukup untuk menetralkan dampak radikal bebas.
"Karena itu, tubuh membutuhkan asupan antioksidan yang cukup untuk membantu menetralkan dampak radikal bebas tersebut. Antioksidan bekerja seperti tameng yang membantu melindungi sel tubuh, termasuk sel-sel kulit," jelasnya.
Dalam konteks inilah Korean Heartleaf dinilai memiliki potensi menarik. Tanaman yang banyak digunakan dalam industri kecantikan Korea Selatan tersebut dikenal kaya akan berbagai senyawa antioksidan yang bermanfaat bagi kesehatan kulit.
Mengenal Korean Heartleaf dan Manfaatnya bagi Kulit
Korean Heartleaf atau Houttuynia cordata merupakan tanaman herbal yang telah lama digunakan di beberapa negara Asia. Dalam beberapa tahun terakhir, bahan ini semakin populer dalam industri kecantikan Korea karena dikenal memiliki sifat menenangkan dan membantu menjaga keseimbangan kulit.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!