Tren Beauty-from-Within Menguat, Dokter Gizi Klinik Ungkap Kunci Kulit Sehat
📅 Sabtu, 06 Jun 2026, 22:23 WIB | Oleh: Haryo BronoMenurut dr. Chintya, kandungan utama Korean Heartleaf terdiri atas flavonoid, polifenol, dan vitamin C yang masing-masing memiliki fungsi penting bagi kesehatan kulit.
"Flavonoid berperan melindungi kulit dari kerusakan akibat radikal bebas. Polifenol membantu menjaga dan memperkuat skin barrier, sementara vitamin C membantu menyamarkan noda hitam dan bekas jerawat sekaligus mendukung pembentukan kolagen," paparnya.
Ia menambahkan bahwa kombinasi ketiga kandungan tersebut menjadikan Korean Heartleaf sebagai sumber antioksidan yang sangat baik bagi tubuh. Karena itu, tanaman ini juga sering dikaitkan dengan proses detoksifikasi alami tubuh.
"Ketika tubuh mendapatkan asupan antioksidan yang cukup, proses perlindungan terhadap sel menjadi lebih optimal. Hal ini tidak hanya berdampak pada kesehatan kulit, tetapi juga kesehatan tubuh secara keseluruhan," tambahnya.
Sebaiknya Anda baca juga:
Beauty-from-Within Semakin Diminati
Dr. Chintya melihat bahwa tren beauty-from-within kini semakin mendapat perhatian karena masyarakat mulai memahami bahwa perawatan kulit tidak bisa hanya mengandalkan produk yang digunakan dari luar.
Menurutnya, kulit merupakan organ terbesar tubuh yang sangat dipengaruhi oleh pola makan, kualitas tidur, tingkat stres, aktivitas fisik, hingga kesehatan sistem pencernaan.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Kalau seseorang rajin menggunakan skincare tetapi pola makannya tidak baik, kurang tidur, atau kondisi pencernaannya bermasalah, hasil yang didapat sering kali tidak optimal. Karena itu, pendekatan dari dalam dan luar harus berjalan beriringan," ujarnya.
Pandangan tersebut sejalan dengan konsep yang diusung Wyce melalui formulasi yang mengombinasikan berbagai bahan aktif seperti 3.000 mg kolagen, vitamin C, glutathione, sarang burung walet, serta ekstrak Korean Heartleaf.
Kolagen berperan dalam menjaga elastisitas dan kekenyalan kulit, sementara vitamin C membantu proses sintesis kolagen dalam tubuh. Glutathione dikenal sebagai antioksidan yang membantu melindungi sel dari kerusakan oksidatif, sedangkan sarang burung walet dipercaya mengandung nutrisi yang mendukung regenerasi kulit.
Hubungan Kesehatan Pencernaan dan Kulit
Salah satu aspek yang menjadi perhatian dr. Chintya adalah semakin kuatnya bukti ilmiah mengenai hubungan antara kesehatan usus dan kondisi kulit, yang dikenal dengan istilah gut-skin axis.
Konsep ini menjelaskan bahwa kondisi mikrobioma atau kumpulan mikroorganisme baik dalam saluran cerna dapat memengaruhi respons imun dan tingkat peradangan dalam tubuh. Ketidakseimbangan mikrobioma usus berpotensi memicu berbagai masalah kesehatan, termasuk gangguan pada kulit.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!