Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Siswa SMA/SMK se-Kudus Deklarasi Damai Cegah Tawuran Pelajar

📅 Senin, 11 Mei 2026, 17:10 WIB | Oleh:
Siswa SMA/SMK se-Kudus Deklarasi Damai Cegah Tawuran Pelajar Doc: antara foto
Ket. Tanda tangan deklarasi damai pelajar se-Kudus, Jateng

KUDUS - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kudus, Jawa Tengah, bersama jajaran forkopimda menggelar deklarasi damai antarpelajar sebagai upaya mencegah tawuran dan kekerasan di kalangan siswa SMA/SMK di daerah setempat.

Deklarasi damai itu dilakukan setelah terjadinya kasus pembacokan terhadap salah satu siswa SMK di Kudus beberapa hari lalu.

Deklarasi damai yang berlangsung di SMA 2 Kudus, Senin (11/5), diikuti perwakilan siswa dari 47 SMA/SMK negeri maupun swasta di Kabupaten Kudus.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Bupati Kudus Sam'ani Intakoris, jajaran Forkopimda, Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah III Jawa Tengah Bambang, serta perwakilan sekolah yang menandatangani deklarasi sebagai bentuk komitmen menjaga ketertiban dan membangun karakter pelajar yang positif.

"Deklarasi ini sebagai upaya dan inisiatif bersama agar Kabupaten Kudus tidak ada lagi tawuran dan tindakan kriminal. Ini menjadi komitmen kita bersama untuk menjaga Kudus tetap aman dan kondusif," kata Bupati Kudus Sam'ani Intakoris di sela deklarasi damai.

Ia juga mengajak para pelajar untuk mengisi waktu dengan berbagai kegiatan positif, seperti kegiatan keagamaan, bakti sosial, maupun aktivitas kreatif lainnya agar terhindar dari pergaulan negatif.

"Kepada para pelajar, lakukan kegiatan yang positif. Raihlah cita-cita sehingga menjadi kebanggaan orang tua, bangsa, dan negara," ujarnya.

Sam'ani turut menyampaikan keprihatinannya atas kasus kekerasan pelajar yang terjadi belakangan ini.

Menurutnya, peran orang tua sangat penting dalam mengawasi aktivitas anak, terutama pada malam hari, agar tidak terlibat dalam kelompok atau pergaulan yang mengarah pada tindakan negatif.

"Peran orang tua sangat penting. Setelah jam sembilan malam harus dicek, jangan sampai anak-anak keluyuran dan terpengaruh hal-hal negatif," ujarnya.

Ia menegaskan penanganan terhadap pelaku kekerasan akan tetap dilakukan sesuai ketentuan hukum yang berlaku, termasuk bagi pelaku yang masih di bawah umur.

Sementara itu, Wakil Kepala Polres Kudus Komisaris Polisi Rendi Johan Prasetyo mengatakan kasus kekerasan pelajar yang terjadi saat ini masih dalam proses pendalaman dan penyelidikan pihak kepolisian.

"Kasus yang terjadi sudah kami tangani dan dalami. Kami mohon waktu karena para pelaku yang teridentifikasi masih di bawah umur," ujarnya.

Menurut Rendi, deklarasi damai tersebut merupakan langkah preventif agar kejadian serupa tidak kembali terulang.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
Advertisement
Kabar Baik yang Melegakan! Asap Karhutla Mulai Menjauh dari Jabodetabek, Ini Penjelasan BMKG

Kabar Baik yang Melegakan! Asap Karhutla Mulai Menjauh dari Jabodetabek, Ini Penjelasan BMKG

17 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.