Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Pemerintah Kabupaten Lebak Imbau Petani Maksimalkan Pompa Bantuan Kementan

📅 Selasa, 02 Jun 2026, 10:07 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pemerintah Kabupaten Lebak Imbau Petani Maksimalkan Pompa Bantuan Kementan Doc: ANTARA
Ket. Seorang petani di Kabupaten Lebak, Banten menggunakan pompa bantuan Kementerian Pertanian untuk menyedot air dari sungai untuk mengaliri areal persawahan yang mengalami kekeringan.

LEBAK – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lebak, Banten, mengimbau petani agar memaksimalkan penggunaan pompa air bantuan Kementerian Pertanian (Kementan) untuk mengatasi kekeringan saat menghadapi musim kemarau panjang atau El Nino.

Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Lebak Rahmat Yuniar di Lebak, Senin (01/6), mengatakan pemerintah daerah mengimbau petani dan gabungan kelompok tani (Gapoktan) dapat menggunakan pompa-pompa tersebut guna mengatasi kekeringan dalam menghadapi kemarau panjang.

Kementan, menurut Rahmat, banyak menyalurkan bantuan pompa ke petani untuk mengatasi kekeringan, agar tetap menghasilkan produksi pangan.

Saat ini, kata dia, diberbagai wilayah di Kabupaten Lebak areal persawahan mulai mengalami kekeringan.

"Kami saat ini tengah melakukan pendataan jumlah areal persawahan yang mengalami kekeringan dan dipastikan dilakukan pompa irigasi dengan menyedot air dari sungai maupun embung," kata Rahmat.

Menurut dia, petani selain menerima pompa juga mendapatkan bantuan alat dan mesin pertanian atau alsintan di antaranya traktor dan mesin bajak sawah untuk membantu mempercepat pengolahan lahan.

Dengan penggunaan alsintan, proses persiapan lahan hingga penanaman padi dapat dilakukan lebih cepat dan efisien.

"Kami mendukung percepatan tanam melalui pemanfaatan alsintan agar proses pengolahan lahan menjadi lebih cepat," katanya menjelaskan.

Sementara itu, Didin (55) seorang petani di Blok Lalay Cibadak Kabupaten Lebak mengatakan tanaman padi miliknya berusia rata-rata 20 hari setelah tanam mulai kekeringan akibat tidak ada hujan selama sepekan terakhir.

Karena itu, pihaknya menggunakan pompa bantuan pemerintah untuk menyedot air dari Kali Cisangu agar terpenuhi ketersediaan pasokan air.

"Kami memanfaatkan pompa bantuan agar tanaman padi bisa terselamatkan dan dapat menghasilkan panen," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Nasional
Mau Suvenir dari Istana? In...
Update Klasemen Sementara Piala Dunia 2026: Kolombia dan Inggris Memimpin di Grup K dan L

Update Klasemen Sementara Piala Dunia 2026: Kolombia dan Inggris Memimpin di Grup K dan L

24 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.