Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Menpar: Pariwisata Indonesia Berada di Jalur Pertumbuhan Positif

📅 Sabtu, 06 Jun 2026, 14:20 WIB | Oleh: Tim Penulis
Menpar: Pariwisata Indonesia Berada di Jalur Pertumbuhan Positif Doc: Kementerian Pariwisata
Ket. Ilustrasi - Wisatawan menggunakan moda transportasi udara untuk berwisata.

JAKARTA - Menteri Pariwisata (Menpar) Widiyanti Putri Wardhana menyampaikan bahwa peningkatan angka kunjungan wisatawan mancanegara selama April 2026 menunjukkan bahwa sektor usaha pariwisata Indonesia berada di jalur pertumbuhan yang positif.

"Pariwisata Indonesia saat ini berada pada jalur pertumbuhan yang sangat positif. Pertumbuhan ini didorong oleh peningkatan kunjungan wisman serta meningkatnya rata-rata pengeluaran wisatawan per kunjungan. Ini membuktikan bahwa strategi penguatan kualitas destinasi mulai membuahkan hasil," katanya dalam Laporan Bulanan Kinerja Kementerian Pariwisata yang dikonfirmasi di Jakarta pada Sabtu.​​​​​​​

Widiyanti menyampaikan bahwa sektor usaha kepariwisataan Indonesia tetap tumbuh di tengah dinamika geopolitik global.

Menurut data Badan Pusat Statistik (BPS), jumlah kunjungan wisatawan mancanegara pada April 2026 mencapai 1,25 juta kunjungan atau meningkat 7,22 persen dari 1,16 juta kunjungan pada bulan yang sama tahun sebelumnya.​​​​​​​

Sepanjang Januari hingga April 2026, jumlah kunjungan wisatawan mancanegara mencapai 4,68 juta kunjungan atau tumbuh 8,24 persen dari 4,33 juta kunjungan pada periode yang sama tahun sebelumnya.

Wisatawan mancanegara yang mengunjungi Indonesia pada April 2026 paling banyak berasal dari Malaysia (207.957 kunjungan), diikuti Australia (157.960 kunjungan), Tiongkok (133.986 kunjungan), Singapura (111.439 kunjungan), dan Timor-Leste (75.477 kunjungan).

Peningkatan kunjungan wisatawan mancanegara berdampak pada penerimaan devisa negara.

Bank Indonesia mencatat devisa dari pariwisata pada Triwulan I 2026 mencapai 4,05 miliar dolar AS atau sekitar Rp68,28 triliun, meningkat 6,30 persen dibandingkan dengan periode yang sama tahun 2025, yang tercatat 3,81 miliar dolar AS atau sekitar Rp62,29 triliun.

Pergerakan wisatawan nusantara juga menunjukkan tren positif. Hingga April 2026, jumlah perjalanan wisatawan nusantara mencapai 417,06 juta perjalanan atau tumbuh 1,48 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Kementerian Pariwisata dalam Rapat Koordinasi Nasional Pariwisata pada 20–21 Mei 2026 membahas penyelarasan kebijakan untuk mencapai target pembangunan pariwisata nasional tahun 2029.

Pemerintah mendorong penerapan praktik usaha pariwisata berkelanjutan, yang mencakup upaya pelestarian lingkungan dan pengendalian daya dukung destinasi.

Kementerian Pariwisata juga memperkuat ekosistem pariwisata ramah Muslim berkolaborasi dengan Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal, yang mencakup program sertifikasi produk halal bagi para pelaku usaha di 1.116 desa wisata yang tersebar di 34 provinsi.

Selain itu, kementerian mendorong pengembangan desa wisata serta usaha mikro, kecil, dan menengah.

Melalui Karisma Event Nusantara (KEN) 2026, Kementerian Pariwisata juga mendukung penyelenggaraan 125 kegiatan/acara terkurasi di berbagai daerah di Indonesia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Bediding Bukan Fenomena Cuaca Ekstrem

19 menit yang lalu | Sujar

Daerah
Bediding Bukan Fenomena Cua...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Indonesia Vs Oman 3-0, Tambah Gol Keunggulan dari Kaki Ragnar Oratmangoen di Babak Kedua

Indonesia Vs Oman 3-0, Tambah Gol Keunggulan dari Kaki Ragnar Oratmangoen di Babak Kedua

05 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.