Libur Idul Adha hingga Waisak, Sebanyak 2.316 Wisatawan Kunjungi Ranu Regulo
📅 Senin, 01 Jun 2026, 06:58 WIB | Oleh: Tim PenulisMALANG – Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) menyebut sebanyak 2.316 wisatawan mengunjungi kawasan Ranu Regulo saat periode libur Idul Adha hingga Waisak atau pada 27–31 Mei 2026.
"Selama momen libur tersebut terdapat 2.316 wisatawan yang berkunjung ke kawasan Ranu Regulo," kata Ketua Tim Data Evaluasi dan Pelaporan Balai Besar TNBTS Hendra Wisantara di Kota Malang, Jawa Timur, Minggu.
Berdasarkan data dari Balai Besar TNBTS per 31 Mei 2026 pukul 20.55 WIB, diketahui bahwa total kunjungan wisata yang berjumlah 2.316 orang berasal dari dua lokasi pintu masuk, yakni Kabupaten Malang dan Kabupaten Lumajang.
Dari pintu masuk Ranu Regulo sisi Kabupaten Malang total terdapat 1.362 wisatawan yang terdiri dari 737 orang datang ke tempat itu untuk melakukan kunjungan wisata dan 625 orang melaksanakan aktivitas berkemah.
Kemudian, terdapat 954 wisatawan mengakses kawasan Ranu Regulo melalui pintu masuk dari sisi Kabupaten Lumajang, dengan rincian 572 orang melakukan kunjungan wisata dan 382 orang melaksanakan aktivitas berkemah.
Sebaiknya Anda baca juga:
Balai Besar TNBTS juga mencatat angka kunjungan dan aktivitas berkemah paling tinggi terjadi pada 31 Mei 2026 dengan total 875 wisatawan, dengan rincian 542 orang masuk Ranu Regulo dari Kabupaten Malang dan 333 orang masuk dari Kabupaten Lumajang.
Sedangkan, angka kunjungan dan aktivitas berkemah pada 27 Mei 2026 sebanyak 335 wisatawan, 28 Mei 2026 sebanyak 327 wisatawan, 29 Mei 2026 sebanyak 260 wisatawan, 30 Mei 2026 sebanyak 519 wisatawan.
Hendra menyampaikan selama musim libur panjang pada akhir periode Mei 2026 TNBTS berkolaborasi dengan sejumlah pihak terkait untuk melakukan pengawasan dan pengamanan kawasan wisata tersebut.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Meski kunjungan di Bromo tutup keselamatan wisatawan tetap menjadi prioritas, maka dari itu kami bekerja sama mendirikan posko khusus pengunjung Ranu Regulo yang lokasinya berada di Ranu Pani," kata dia.
Ia juga mengimbau kepada seluruh wisatawan, baik mereka yang hanya sekadar berkunjung maupun melaksanakan kegiatan berkemah agar memperhatikan keselamatan masing-masing.
"Pengunjung harus mengikuti setiap aturan yang berlaku di kawasan TNBTS," tutur dia.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!