Bola Mati dan Serangan Balik Cepat Diprediksi Dominasi Pertandingan Piala Dunia 2026
📅 Rabu, 20 Mei 2026, 07:10 WIB | Oleh: Benny Mudesta PutraSelain pressing dan serangan balik cepat, ada satu aspek lain yang diprediksi memainkan peran besar di Piala Dunia 2026: bola mati.
Musim ini, Liga Inggris memperlihatkan bagaimana situasi set-piece dan lemparan jauh kembali menjadi senjata mematikan.
“Hal-hal seperti ini akan sangat penting. Pola serangan lewat crossing kembali digunakan,” ujar pelatih Inggris Thomas Tuchel awal musim ini.
Bola mati dianggap penting karena menjadi salah satu elemen yang paling bisa dikontrol pelatih.
Sebaiknya Anda baca juga:
FIFA juga akan memperkenalkan jeda hidrasi tiga menit di pertengahan setiap babak selama Piala Dunia berlangsung. Aturan baru itu diperkirakan membuka ruang lebih besar bagi pelatih untuk melakukan penyesuaian strategi di tengah pertandingan.
“Momen itu bisa menjadi sangat penting secara taktik,” kata mantan gelandang Arsenal dan juara dunia 2002 bersama Brasil, Gilberto Silva, yang kini menjadi bagian kelompok studi teknis FIFA.
“Sekarang pelatih memiliki dua kesempatan tambahan di luar jeda babak untuk membuat perubahan. Itu keuntungan besar bagi mereka.”
Sebaiknya Anda baca juga:
Dengan perkembangan taktik yang semakin kompleks, Piala Dunia 2026 kemungkinan tidak hanya ditentukan oleh kualitas individu pemain bintang, tetapi juga kemampuan pelatih membaca ritme pertandingan, mengelola energi, dan memanfaatkan detail-detail kecil yang bisa menjadi pembeda di panggung terbesar sepak bola dunia.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!