Bola Mati dan Serangan Balik Cepat Diprediksi Dominasi Pertandingan Piala Dunia 2026
📅 Rabu, 20 Mei 2026, 07:10 WIB | Oleh: Benny Mudesta PutraRoxburgh, yang mengikuti evolusi sepak bola internasional sejak menangani Skotlandia di Piala Dunia 1990, melihat perubahan besar dalam tempo permainan modern.
“Yang berubah adalah kecepatan permainan. Tekanan terhadap bola sekarang jauh lebih intens,” katanya.
“Permainan kolektif di level internasional kini jauh lebih canggih dibanding masa lalu. Dulu permainan sangat bergantung pada individu bintang, sekarang para bintang bermain untuk sistem tim.”
Salah satu contoh sukses adalah Spanyol yang menjuarai Euro 2008, Piala Dunia 2010, dan Euro 2012 dengan fondasi permainan Barcelona era emas.
Sebaiknya Anda baca juga:
Karena itu, negara-negara unggulan seperti Argentina, Prancis, Spanyol, Jerman, hingga Brasil kemungkinan akan mengadopsi elemen taktik yang selama ini berkembang di klub-klub elite Eropa.
Di luar Eropa dan Amerika Selatan, negara seperti Maroko, Senegal, dan Jepang juga dinilai memiliki kapasitas untuk mengikuti pendekatan modern tersebut.
Ancaman Cuaca Panas
Sebaiknya Anda baca juga:
Namun, strategi pressing intensitas tinggi berpotensi menghadapi kendala besar di Piala Dunia 2026: cuaca panas musim panas Amerika Utara.
Turnamen yang digelar di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko diperkirakan menghadirkan suhu tinggi yang dapat menguras stamina pemain.
“Kita memang akan memiliki cooling break, tetapi mungkin itu belum cukup untuk mempertahankan intensitas tinggi sepanjang pertandingan,” kata Roxburgh.
Ia menilai gaya bermain agresif seperti milik pelatih Kanada Jesse Marsch mungkin sulit diterapkan di beberapa wilayah Amerika Serikat maupun Meksiko yang memiliki temperatur ekstrem.
Situasi tersebut bisa memaksa banyak tim mengubah pendekatan taktik menjadi lebih hemat energi dan efisien.
Bola Mati Bisa Jadi Penentu
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!