Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemkot Batam Siap Gandeng Swasta untuk Atasi Masalah Sampah.

📅 Selasa, 19 Mei 2026, 07:45 WIB | Oleh:
Pemkot Batam Siap Gandeng Swasta untuk Atasi Masalah Sampah. Doc: Antara Foto
Ket. Pengangkutan sampah oleh armada pengangkutan sampah di Kota Batam, Kepri.

Pemerintah Kota Batam, Kepulauan Riau tengah mengkaji skema pengelolaan dan pengangkutan sampah dengan melibatkan pihak swasta secara bertahap guna meningkatkan efektivitas layanan persampahan di daerah tersebut.

Sekretaris Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) Kota Batam Aidil Sahalo mengatakan kajian tersebut dilakukan untuk menjawab berbagai persoalan pengangkutan sampah yang hingga kini masih menjadi tantangan di Kota Batam.

“Ada beberapa keinginan pimpinan yang diharapkan dapat dijawab melalui kajian ini, salah satunya bagaimana mengoptimalkan pengangkutan sampah di Kota Batam,” ujar Aidil saat dihubungi di Batam, Senin.

Ia menjelaskan, berdasarkan laporan akhir tim ahli (TA), terdapat sejumlah rekomendasi yang disiapkan untuk memperbaiki tata kelola pengangkutan sampah di Batam.

Beberapa di antaranya yakni penetapan titik kumpul sampah berupa tempat penampungan sementara (TPS), maupun bin container guna meningkatkan efisiensi pengangkutan ke tempat pembuangan akhir (TPA).

Selain itu, diperlukan penyesuaian tipe dan jumlah kendaraan pengangkut sampah sesuai tonase dan rute pengangkutan berbasis zonasi atau kecamatan.

“Secara umum tim ahli merekomendasikan pengangkutan sampah dilakukan melalui swastanisasi secara bertahap, baik kawasan atau zonasinya maupun tonase sampah yang diserahkan pengangkutannya,” katanya.

Saat ini produksi sampah di Kota Batam diperkirakan mencapai 1.200 hingga 1.300 ton per hari.

Aidil mengakui salah satu kendala terbesar dalam pengangkutan sampah saat ini adalah keterbatasan armada dan belum optimalnya sistem pengangkutan.

“Kendala selama ini jumlah kendaraan yang dibutuhkan masih belum sesuai, baik jumlah maupun jenisnya. Selain itu titik angkut sampah atau TPS dan bin container juga belum mencukupi,” ujarnya.

Akibat keterbatasan tersebut, pengangkutan sampah masih banyak dilakukan secara pintu ke pintu (door-to-door) yang dinilai menyita waktu, tenaga, dan biaya operasional lebih besar.

Ia juga menilai belum idealnya jumlah kendaraan dan manajemen pengangkutan menyebabkan beberapa kawasan perumahan mengalami keterlambatan pengangkutan sampah.

“Ini terkait inefisiensi yang masih ada, mulai dari jumlah kendaraan yang belum ideal, pengangkutan masih door-to-door dan manajemen pengangkutan yang belum optimal,” katanya.

Di sisi lain, penerimaan retribusi sampah dinilai masih belum maksimal.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
Barang Temuan di Selat Sunda Bukan Milik 5 Jurnalis Hilang, Ini Penjelasan Polda Banten

Barang Temuan di Selat Sunda Bukan Milik 5 Jurnalis Hilang, Ini Penjelasan Polda Banten

13 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.