Pemkot Batam Siap Gandeng Swasta untuk Atasi Masalah Sampah.
📅 Selasa, 19 Mei 2026, 07:45 WIB | Oleh: Yebdi TrismarSaat ini pendapatan retribusi sampah Kota Batam baru berkisar Rp30 miliar per tahun dengan sekitar 130 ribu wajib retribusi.
Jumlah tersebut masih jauh dibandingkan pelanggan air bersih SPAM yang mencapai sekitar 345 ribu pelanggan.
“Atas dasar itu muncul ide dari wali kota untuk menyatukan tagihan air dan sampah dalam satu tagihan tapi ini masih dalam pembahasan,” ujar Aidil.
Menurut dia, pembahasan terkait integrasi tagihan tersebut sudah mulai dilakukan sejak Maret 2026 antara tim Pemkot Batam dan Badan Usaha SPAM Air Batam Hilir (BU SPAM-ABH).
Sebaiknya Anda baca juga:
Berdasarkan hasil kajian, sistem pengangkutan sampah ke depan direkomendasikan dibagi dalam tiga zona di wilayah mainland Kota Batam, dengan dua zona di antaranya dikelola swasta secara bertahap hingga masa transisi tahun 2031.
“Dalam dua zona swastanisasi itu juga dilakukan bertahap, tidak langsung seluruhnya diserahkan ke swasta,” ujarnya.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!