Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Pemprov DKI dan Daerah Aglomerasi Sepakat Jaga Budaya Betawi Hingga Banten

📅 Kamis, 30 Jul 2026, 14:25 WIB | Oleh:
Pemprov DKI dan Daerah Aglomerasi Sepakat Jaga Budaya Betawi Hingga Banten Doc: Pemprov DKI Jakarta
Ket. Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta memperkuat sinergi kebudayaan dengan pemerintah daerah di kawasan aglomerasi melalui penandatanganan Perjanjian Kerja Sama Sinergi Jejaring Kemitraan Kebudayaan Jabodetabek Connected 2026. Kolaborasi ini bertujuan melestarikan budaya Betawi, memperluas pertukaran budaya antardaerah.

JAKARTA - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta memperkuat sinergi kebudayaan dengan pemerintah daerah di kawasan aglomerasi melalui penandatanganan Perjanjian Kerja Sama Sinergi Jejaring Kemitraan Kebudayaan Jabodetabek Connected 2026. Kolaborasi ini bertujuan melestarikan budaya Betawi, memperluas pertukaran budaya antardaerah, serta menyiapkan berbagai program bersama dalam menyambut 500 Tahun Jakarta pada 2027.

Penandatanganan kerja sama berlangsung di Paviliun Raden Saleh, Taman Ismail Marzuki (TIM), Jakarta Pusat, Kamis (30/7). Kesepakatan tersebut melibatkan Pemprov DKI Jakarta bersama sejumlah pemerintah daerah penyangga yang memiliki keterkaitan sejarah, sosial, dan budaya dengan Jakarta.

Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno, mengatakan budaya Betawi tidak hanya berkembang di wilayah administratif Jakarta, tetapi juga tumbuh di berbagai daerah penyangga. Karena itu, pelestarian budaya Betawi membutuhkan kolaborasi lintas daerah agar nilai-nilai budaya tersebut tetap terjaga.

"Setiap pembangunan kota pasti berdampak pada pembangunan kebudayaan. Komponen budaya Betawi tidak hanya ada di Jakarta, tetapi juga tersebar di kawasan aglomerasi seperti Depok, Bekasi, Kabupaten Tangerang, hingga Banten. Karena itu, kolaborasi antardaerah menjadi sangat penting," ujar Rano.

Menurutnya, kerja sama tersebut harus segera diwujudkan dalam berbagai program yang terukur dan berkelanjutan. Beberapa agenda yang dapat dikembangkan antara lain penyelenggaraan pertunjukan seni bersama, pertukaran pelaku seni, pengembangan ruang budaya, hingga pelibatan pelajar dan komunitas budaya dari berbagai daerah.

"Saya berharap kerja sama ini tidak berhenti pada penandatanganan. Harus ada program konkret yang segera kita laksanakan bersama," tegasnya.

Rano menambahkan, Pemprov DKI Jakarta saat ini tengah menyusun kalender kegiatan kebudayaan yang membuka ruang partisipasi masyarakat sekaligus melibatkan pemerintah daerah penyangga. Langkah tersebut diharapkan mampu memperkuat jejaring budaya sekaligus meningkatkan interaksi masyarakat di kawasan aglomerasi.

Ia mencontohkan keberhasilan peringatan Hari Ulang Tahun ke-499 Kota Jakarta yang menghadirkan tarif transportasi publik sebesar Rp1. Kebijakan tersebut dinilai mampu meningkatkan mobilitas warga sekaligus mendorong kunjungan masyarakat ke berbagai destinasi di Jakarta.

"Pengalaman peringatan HUT Jakarta menunjukkan bahwa kemudahan akses transportasi mampu meningkatkan jumlah kunjungan masyarakat secara signifikan. Ke depan, kami berharap dukungan dari daerah penyangga agar semakin banyak masyarakat, termasuk pelajar, dapat berkunjung dan mengikuti berbagai kegiatan positif di Jakarta," ungkapnya.

Penguatan jejaring budaya juga akan didukung peningkatan konektivitas transportasi melalui layanan Transjabodetabek. Kehadiran layanan tersebut diharapkan mempermudah mobilitas masyarakat, pelaku seni, komunitas, hingga pelajar untuk mengikuti berbagai kegiatan budaya di kawasan aglomerasi.

Rano menegaskan, hubungan antara Jakarta dan daerah penyangga merupakan sebuah ekosistem yang saling melengkapi. Melalui kolaborasi yang semakin erat, pelestarian budaya Betawi diharapkan berjalan seiring dengan pembangunan kawasan aglomerasi yang inklusif dan berkelanjutan.

"Jakarta memerlukan kawasan aglomerasi, dan kawasan aglomerasi juga memerlukan Jakarta. Karena itu, kolaborasi ini diharapkan mampu memperkuat ekosistem budaya Betawi sekaligus mendorong pembangunan kebudayaan yang inklusif dan berkelanjutan," pungkas Rano.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Daerah
Pemkot Bandung: Jalan Ciham...
Megapolitan
Pemkot Bogor Perlebar Akses...
Megapolitan
Pemkot Bogor Pasang Pagar P...
Megapolitan
Pemkot Bogor Serukan Pengus...
Luar Negeri
Tiongkok Protes Keras Laran...
  • Begini Kronologi Lengkap Bentrokan Warga di Jalan Tambak Jakarta Pusat yang Menewaskan Satu Orang
    Preview komentar:
    2 kelompok warga, itu warga mana dg warga ...
  • Kementan Bantu Bibit Kelapa untuk Petani Barito Kuala, Produktivitas Perkebunan Ditingkatkan.
    Preview komentar:
    Di barisan paling depan, Kementerian Pertanian memainkan ...
    Keren
  • Penutupan Perlintasan Liar Kereta di Kediri
    Preview komentar:
    Wah, berarti kalau sehari hari kan lewat perlintasan ...

Presiden Prabowo Bertolak ke Jawa Tengah untuk Resmikan Stasiun Semarang Tawang

Presiden Prabowo Bertolak ke Jawa Tengah untuk Resmikan Stasiun Semarang Tawang

30 Jul 2026
Pilihan Pembaca
# 5
Pelaku Usaha Tunggu Kepastian BI
📅 Rabu, 29-Jul-2026
# 5
Pelaku Usaha Tunggu Kepastian BI
📅 Rabu, 29-Jul-2026
Pelaku Usaha Tunggu Kepastian BI
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.