Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Trump Kembali Bertemu Xi Jinping untuk Putaran Terakhir Pembicaraan Bilateral di Beijing

📅 Jumat, 15 Mei 2026, 12:55 WIB | Oleh:
Trump Kembali Bertemu Xi Jinping untuk Putaran Terakhir Pembicaraan Bilateral di Beijing Doc: BBC
Ket. Presiden Xi mengajak Presiden Trump berkeliling Zhongnanhai, kompleks yang dijaga ketat tempat para pemimpin tinggi Tiongkok tinggal dan bekerja.

JAKARTA - Presiden AS Donald Trump kembali bertemu dengan Presiden Tiongkok Xi Jinping untuk putaran pembicaraan terakhir saat mengakhiri kunjungan kenegaraannya ke Beijing, Jumat (15/5).

Mengutip laporan BBC, Trump dan Xi bertemu di Zhongnanhai, kompleks kediaman dan tempat bekerja para pemimpin Tiongkok yang sangat tertutup.

Menurut laporan dari tim liputan Gedung Putih, hanya sejumlah kecil wartawan yang diizinkan masuk ke kompleks tersebut.

Disebutkan, jalan-jalan telah dikosongkan untuk iring-iringan kendaraan presiden, yang melintas sementara para pejalan kaki merekamnya dengan ponsel mereka.

Seperti yang telah disebutkan sebelumnya, salah satu hal yang perlu diperhatikan dalam putaran pembicaraan terakhir ini adalah apakah Xi akan menekan Trump terkait isu Taiwan.

Kemarin, Xi menyebut Taiwan sebagai “isu terpenting dalam hubungan Tiongkok-AS” dan memperingatkan potensi "konflik" dengan AS terkait pulau yeng berpemerintahan sendiri itu.

Ia mengatakan kemerdekaan Taiwan "pada dasarnya tidak sesuai" dengan perdamaian di Selat Taiwan.

Kemudian pada hari Kamis, Kementerian Luar Negeri Taiwan menanggapi dengan mengatakan bahwa "Beijing adalah satu-satunya ancaman bagi perdamaian dan stabilitas regional".

Kementerian tersebut mengatakan bahwa pihaknya akan terus bekerja sama dengan AS dan negara-negara lain untuk memastikan keamanan dan kemakmuran regional.

Baik Trump maupun AS belum mengatakan apa pun secara terbuka selama kunjungan tentang apa yang telah mereka diskusikan mengenai Taiwan.

Terkait Iran, Trump dalam sebuah wawancara dengan Fox News mengatakan, Xi telah berkomitmen menahan peralatan militer dari Republik Islam tersebut.

Presiden AS juga mengatakan Tiongkok ingin Selat Hormuz dibuka kembali dan bahwa Beijing telah setuju untuk membeli minyak dari AS.

Meskipun Trump banyak berbicara tentang apa yang dia dapatkan dari Tiongkok, dia menolak untuk menjelaskan apa yang diinginkan Tiongkok sebagai imbalannya, tulis reporter BBC.

Pada hari Kamis, Xi memuji hubungan AS-Tiongkok, menyebutnya sebagai hubungan "terpenting" di dunia, sementara Trump mengatakan pembicaraan "sangat positif".

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Nasional
Pengesahan UU Pengembangan ...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.