Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Sempat Ada Masalah Beton: Kini Sekolah Rakyat Wonosobo Tancap Gas 40%, Target Juli Masuk Sekolah

📅 Jumat, 15 Mei 2026, 23:22 WIB | Oleh: Tim Redaksi
Sempat Ada Masalah Beton: Kini Sekolah Rakyat Wonosobo Tancap Gas 40%, Target Juli Masuk Sekolah Doc: istimewa
Ket. Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo (kiri) meninjau progres pembangunan Sekolah Rakyat Tahap II Provinsi Jawa Tengah 1 di Kecamatan Kertek, Kabupaten Wonosobo, Jumat (15/5)

WONOSOBO– Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo meninjau progres pembangunan Sekolah Rakyat Tahap II Provinsi Jawa Tengah 1 di Kecamatan Kertek, Kabupaten Wonosobo, Jumat (15/5). Kunjungan dilakukan untuk memastikan percepatan pembangunan berjalan optimal agar sekolah siap beroperasi pada tahun ajaran baru 2026.

Berdasarkan data per 14 Mei 2026, progres fisik pembangunan di Wonosobo sudah mencapai 40,06% dengan pengerahan 1.167 tenaga kerja. Kendala yang sempat muncul, seperti masalah terkait beton, kini sudah ditangani dengan dukungan berbagai pihak.

“Tidak ada masalah, kemarin memang ada sedikit masalah terkait beton, tapi sudah disupport dari berbagai pihak. Sekolah Rakyat ini program prioritas pemerintah, dan karena sudah masuk masa kritis, Kementerian PU menjadikannya kerja gotong royong dari semua pihak,” kata Menteri Dody melalui keterangannya.

Percepatan pembangunan tidak hanya ditangani Direktorat Jenderal Prasarana Strategis, tetapi melibatkan seluruh unit di Kementerian PU serta dukungan BUMN dan TNI.

“Dari BUMN saya minta tolong, dari TNI kita juga minta tolong. Jadi kami kerjakan bersama-sama agar pembangunan Sekolah Rakyat Tahap II ini benar-benar bisa selesai Juni, dan adik-adik bisa masuk sekolah baru pada tahun ajaran baru di Juli,” ujarnya.

Salah satu kendala awal adalah lahan yang sebagian masih milik masyarakat, sehingga berdampak pada desain dan pelaksanaan konstruksi. Kini permasalahan tersebut sudah selesai. Suplai beton juga diperkuat melalui sinergi lintas pihak agar pekerjaan konstruksi berjalan lancar.

“Masalah lahannya sekarang sudah beres semua. Saat ini semuanya sudah sinergis dan ini kinerja bersama Kementerian PU,” tambah Menteri Dody.

Pembangunan Sekolah Rakyat Wonosobo dibiayai APBN 2025–2026 dengan nilai kontrak Rp229,05 miliar. Kawasan pendidikan terpadu ini berdiri di atas lahan 5,038 hektare dengan luas bangunan 27.474 m². Sekolah ini dirancang untuk jenjang SD, SMP, dan SMA, dilengkapi asrama siswa, rumah susun guru, masjid, gedung serbaguna, dan sarana olahraga.

Untuk mengejar target nasional, Kementerian PU menerapkan strategi percepatan berupa penambahan alat berat, penambahan tenaga kerja, sistem kerja tiga shift, serta penyesuaian metode konstruksi agar lebih optimal.

“Presiden Prabowo berpesan supaya selesai on time, on schedule, kualitasnya diperhatikan dan dikerjakan secara efektif dan efisien. Pokoknya semua Sekolah Rakyat kita upayakan bisa selesai, Insya Allah Juni 2026,” tegas Menteri Dody.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Megapolitan
Polres Bekasi Gelar Operasi...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Transjakarta Gelar ajang Lari di Jalur Koridor 13

Transjakarta Gelar ajang Lari di Jalur Koridor 13

06 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.