Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Ternyata Ini Penyebabnya Kenapa Pemkab Cianjur Belum Bisa Pastikan Rekrutmen CPNS pada 2027

📅 Senin, 10 Agu 2026, 07:55 WIB | Oleh:
Ternyata Ini Penyebabnya Kenapa Pemkab Cianjur Belum Bisa Pastikan Rekrutmen CPNS pada 2027 Doc: Antara foto
Ket. Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Cianjur, Jawa Barat Akos Koswara.

CIANJUR - Pemerintah Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, belum memastikan pembukaan rekrutmen calon pegawai negeri sipil (CPNS) pada 2027 karena masih mengkaji kebutuhan pegawai dan kemampuan anggaran daerah.

Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Cianjur Akos Koswara di Cianjur, Minggu, mengatakan salah satu pertimbangan utama adalah proporsi belanja pegawai yang saat ini masih berada di atas 30 persen.

"Pertimbangan penting dalam menentukan rekrutmen ASN adalah proporsi belanja pegawai yang saat ini masih berada di atas batas maksimal 30 persen," katanya.

Menurut Akos, kajian kebutuhan pegawai dilakukan bersama Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) dengan mempertimbangkan jumlah aparatur yang tersedia, kebutuhan masing-masing perangkat daerah, serta kemampuan fiskal pemerintah kabupaten.

Pemkab Cianjur menilai jumlah aparatur saat ini masih mencukupi untuk menjalankan pelayanan pemerintahan dan pelayanan publik setelah adanya pengangkatan pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK).

Saat ini aparatur Pemkab Cianjur terdiri atas 6.693 PNS, 8.039 PPPK, dan 6.994 PPPK paruh waktu.

Di sisi lain, jumlah PNS yang memasuki masa pensiun setiap tahun cukup besar. BKPSDM mencatat 754 PNS pensiun pada 2024 dan 651 orang pada 2025, sedangkan pada 2026 diperkirakan sebanyak 738 orang.

Akos mengatakan evaluasi kebutuhan pegawai terus dilakukan dengan memperhitungkan jumlah ASN yang memasuki masa pensiun dan kebutuhan pegawai pada sektor pelayanan.

Menurut dia, pembukaan formasi CPNS tetap dimungkinkan apabila terdapat ruang fiskal dan ditemukan sektor yang membutuhkan tambahan pegawai.

"Ketika ada ruang anggaran akan dilakukan perekrutan sektor yang sangat membutuhkan tambahan pegawai," katanya.

Pemkab Cianjur menargetkan proporsi belanja pegawai dapat ditekan hingga berada di bawah 30 persen sebagai bagian dari penataan kemampuan fiskal daerah.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
  • Mentan Bidik Investasi Besar, Industri Bioetanol Nasional Mulai Digenjot
    Langkah strategis dari pemerintah pusat, khususnya melalui jaminan ...
  • Kemenperin Perkuat Kemitraan IKM Singkong dan Industri Nasional
    Langkah Kemenperin mengintegrasikan IKM olahan singkong melalui Program ...
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...

Mengharap Final Leo/Daniel-Fajar/Fikri, Mungkinkah?  

4 jam yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Mengharap Final Leo/Daniel-...
Advertisement
Hati-hati! Pengguna iPhone 18, Waspada Kaspersky Deteksi Modus Penipuan Situs Palsu Kuras Rekening

Hati-hati! Pengguna iPhone 18, Waspada Kaspersky Deteksi Modus Penipuan Situs Palsu Kuras Rekening

27 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.