Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Tarik Wisatawan, PU Bangun Ulang Bandara Bandaneira, Perpanjang Runway hingga 2,2 KM

📅 Minggu, 12 Jul 2026, 12:04 WIB | Oleh: Tim Redaksi
Tarik Wisatawan, PU Bangun Ulang Bandara Bandaneira, Perpanjang Runway hingga 2,2 KM Doc: istimewa
Ket. Kementerian Pekerjaan Umum (PU) bersiap mempercepat pengembangan kawasan pariwisata Kepulauan Banda dengan memperpanjang landasan pacu (runway) Bandar Udara Bandanaira hingga mencapai 2,2 Km

JAKARTA – Kementerian Pekerjaan Umum (PU) bersiap mempercepat pengembangan kawasan pariwisata Kepulauan Banda dengan memperpanjang landasan pacu (runway) Bandar Udara Bandanaira hingga mencapai 2,2 kilo meter (Km). Langkah ini tidak hanya ditujukan untuk meningkatkan kunjungan wisata, tetapi juga memperkuat kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana Gunung Api Banda.

Menteri PU, Dody Hanggodo menjelaskan bahwa rencana ini merupakan tindak lanjut atas permohonan pemerintah daerah yang menginginkan peningkatan kapasitas bandara. Saat ini, panjang runway yang hanya sekitar 900 meter dengan lebar 30 meter, dinilai belum memadai untuk melayani pesawat berukuran besar.

“Jadi kita akan bikin 2,1 sampai 2,2 Km bekerjasama dengan Kementerian Perhubungan untuk memperpanjang runway menjadi 2,2 km,” kata Menteri Dody saat meninjau Bandara Bandanaira di Kepulauan Banda, Kabupaten Maluku Tengah, Provinsi Maluku, Sabtu (11/7).

Dengan perpanjangan runway tersebut, bandara ini nantinya dapat didarati pesawat dengan kapasitas lebih besar. 

Hal ini akan membuka akses wisatawan secara lebih luas ke Pulau Banda, yang dikenal sebagai destinasi bersejarah dan bahari unggulan Indonesia.

*Tingkatkan Kunjungan Wisata dan Siaga Bencana*

Di sisi lain, peningkatan infrastruktur ini juga menjadi langkah strategis dalam mitigasi bencana. Letak Pulau Banda yang berada di kawasan cincin api menjadikannya rentan terhadap aktivitas vulkanik. 

Dengan runway yang lebih panjang, proses evakuasi, distribusi logistik, dan penanganan darurat dapat dilakukan lebih cepat dan efektif.

"Ini kan masih daerah rawan bencana dekat gunung berapi yang bisa meletus setiap saat. Sementara runway saat ini tidak sampai 1 kilometer, sehingga tidak masuk pesawat Hercules," ujar Menteri Dody.

Pemerintah berharap, kombinasi antara peningkatan aksesibilitas dan kesiapsiagaan bencana di Pulau Banda ini mampu mendorong pertumbuhan pariwisata sekaligus memberikan rasa aman bagi masyarakat dan wisatawan.

Sementara itu, Bupati Maluku Tengah, Zulkarnain Awat Amir, menyambut baik komitmen Pemerintah Pusat. Pengembangan Bandara Bandaneira adalah langkah fundamental untuk membawa Kepulauan Banda menjadi destinasi wisata unggulan berkelas dunia.

"Ini adalah langkah penting bagi kami. Dengan akses yang lebih terbuka, kami optimistis dapat mempercepat pertumbuhan ekonomi daerah serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan," ungkap Zulkarnain. 

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...

KPK Berharap Nusron Wahid Kooperatif

32 menit yang lalu | Ones

Nasional
KPK Berharap Nusron Wahid K...

Capaian realisasi investasi nasional

40 menit yang lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Capaian realisasi investasi...

Dua tahun pemerintahan Prabowo

40 menit yang lalu | Fajar Alim M

Nasional
Dua tahun pemerintahan Prabowo
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.