IHSG Hari Ini Menguat, Dipicu Optimisme Arah Kebijakan 'Dovish' Bank Sentral Global
📅 Senin, 10 Agu 2026, 09:53 WIB | Oleh: Tim PenulisJAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Senin (10/8) bergerak menguat dipicu oleh optimisme arah kebijakan dovish bank sentral di tingkat global.
IHSG dibuka menguat 30,95 poin atau 0,48 persen ke posisi 6.440,60. Sementara itu, kelompok 45 saham unggulan atau Indeks LQ45 naik 2,16 poin atau 0,34 persen ke posisi 642,45.
"Turunnya peluang kenaikan suku bunga The Fed, penguatan harga emas dan koreksi harga minyak akan menjadi katalis positif bagi pergerakan IHSG, ” ujar Kepala Riset Phintraco Sekuritas Ratna Lim dalam kajiannya di Jakarta, Senin.
Dari mancanegara, sentimen positif terutama berasal dari data tenaga kerja Amerika Setikat (AS) yang di bawah ekspektasi pasar. Data NonFarm Payrolls (NFP)di luar dugaan mencatatkan pengurangan 23.000 lapangan kerja pada Juli 2026, menyusul revisi ke bawah atas penambahan 20.000 lapangan kerja pada Juni 2026.
Data tersebut meningkatkan ekspektasi bahwa bank sentral AS The Fed tidak perlu menaikkan suku bunga dalam waktu dekat, serta dapat mempertahankan kebijakan moneternya tetap untuk saat ini.
Sebaiknya Anda baca juga:
Menurut LSEG, saat ini terdapat peluang sebesar 43,9 persen bagi The Fed untuk menaikkan suku bunga pada September 2026, atau turun dari peluang 57 persen sebelum data NFP AS dirilis.
Sementara itu, probabilitas bahwa The Fed akan mempertahankan suku bunga tetap pada pertemuan September 2026 mendatang menjadi 60,4 persen, dari sebelumnya 43,2 persen.
Di sisi lain, pelaku pasar menantikan negosiasi antara AS, Iran serta negara-negara di kawasan Timur Tengah mengenai akses ke Selat Hormuz. Dari AS, pelaku pasar menantikan dirilisnya sejumlah data ekonomi seperti CPI, PPI, penjualan ritel dan indeks Michigan Consumer Sentiment.
Sebaiknya Anda baca juga:
Dari dalam negeri, rebalancing indeks MSCI dijadwalkan pada 12 Agustus 2026 dengan perubahan berlaku efektif 31 Agustus 2026, namun MSCI masih mempertahankan pembekuan penambahan saham baru Indonesia.
Di sisi lain, pelaku pasar menantikan rilis indeks Keyakinan Konsumen pada Senin (10/8), penjualan ritel dan penjualan sepeda motor pada Selasa (11/8), serta penjualan mobil pada Jumat (14/8).
Pada perdagangan Jumat (07/08) pekan kemarin, bursa Eropa kompak menguat, di antaranya Euro Stoxx 50 menguat 0,33 persen, indeks FTSE 100 Inggris menguat 0,31 persen, indeks DAX Jerman menguat 0,69 persen, serta indeks CAC Prancis menguat 0,17 persen.
Bursa saham AS di Wall Street juga kompak menguat pada Jumat (07/08), diantaranya Indeks Dow Jones Industrial Average menguat 0,28 persen ditutup di level 54.036,93, indeks S&P 500 menguat 0,62 persen ke level 7.757,64, indeks Nasdaq Composite menguat 1,19 persen dan ditutup di level 29.722,08.
Bursa saham regional Asia pagi ini, antara lain indeks Nikkei menguat 2,01 persen ke 66.92430, indeks Shanghai menguat 0,41 persen ke 3.956,17, indeks Hang Seng menguat 0,50 persen ke 25.805,74, indeks Kospi menguat 0,45 persen ke 6.286,66, dan indeks Strait Times menguat 1,05 persen ke 5.698,25.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!