Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemprov Sulsel Kembangkan Gerakan GOM Optimalkan Platform Bajubodo

3 Jumat, 31 Jul 2026, 05:45 WIB | Oleh:
Pemprov Sulsel Kembangkan Gerakan GOM Optimalkan Platform Bajubodo Pemprov Sulsel Kembangkan Gerakan GOM Optimalkan Platform Bajubodo Doc: antara foto
Ket. Gerakan GOM di Sulsel.

MAKASSAR - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Selatan (Sulsel) kembangkan Gerakan One Marketplace (GOM) untuk mengoptimalkan sekaligus memperluas pemanfaatan platform Belanja Langsung Barang melalui Order Online (Bajubodo) di 24 kabupaten/kota.

Kepala Biro Pengadaan Barang dan Jasa Setda Provinsi Sulsel Irawan Dermayasamin Ibrahim dalam keterangannya di Makassar, Kamis (30/7), mengatakan Pemprov Sulsel telah menginisiasi platform pasar digital tersebut sejak 2022 dan mulai efektif digunakan pada 2023.

Hingga saat ini, kata dia, sebanyak 30.777 produk telah tayang dari 1.046 penyedia yang sebagian besar merupakan UMKM lokal berdomisili di Kota Makassar.

Kondisi tersebut menjadi salah satu dasar pengembangan pemanfaatan Bajubodo agar dapat menjangkau pelaku usaha dan pemerintah daerah di kabupaten/kota.

"Jadi kita mengembangkan, bagaimana tidak hanya pada level provinsi, tapi juga digunakan oleh Pemerintah Kabupaten/Kota. Gerakan bersama untuk optimalisasi pemanfaatan e-marketplace Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan atau kami singkat Gerakan One Marketplace Sulsel," ujar dia.

Melalui GOM Sulsel, pemanfaatan Bajubodo diharapkan dapat menjadi salah satu alternatif belanja digital bagi perangkat daerah di kabupaten/kota sekaligus memperluas akses pasar bagi UMKM dan produk lokal di Sulawesi Selatan.

Irawan mengatakan, nilai transaksi melalui Bajubodo pada 2025 mencapai Rp45,61 miliar. Potensi tersebut diharapkan dapat dikembangkan melalui kolaborasi dengan pemerintah kabupaten/kota.

Transaksi belanja melalui Bajubodo tahun 2025 sebesar Rp45,61 miliar. Potensi belanja ini bisa ditingkatkan dengan melibatkan Pemerintah Kabupaten/Kota.

"Melalui gerakan One Marketplace Sulsel, diharapkan kolaborasi dan sinergi bersama untuk mengoptimalkan platform e-marketplace Bajubodo," katanya menjelaskan.

Selain memperluas pemanfaatan e-marketplace Bajubodo, pengembangan One Marketplace Sulsel juga diarahkan untuk menggali potensi peningkatan pendapatan daerah sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

Dalam jangka pendek, proyek perubahan ini menargetkan tersusunnya skema pengembangan fungsi e-marketplace Pemprov Sulsel serta pemanfaatannya di satu kabupaten dan satu kota.

Untuk jangka menengah, pemanfaatan Bajubodo ditargetkan berkembang sebagai wadah pemasaran produk lokal, termasuk produk UMKM, dengan jangkauan 24 kabupaten/kota di Sulawesi Selatan.

Adapun dalam jangka panjang, Gerakan One Marketplace Sulsel diarahkan untuk membangun ekosistem pasar digital yang menghubungkan pemerintah daerah dan UMKM lokal di seluruh Sulawesi Selatan, sekaligus mendukung optimalisasi potensi pendapatan daerah.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Kapasitas Produksi Menganggur, Industri Didesak Bangkit
    Berita yang sangat melegakan bagi kita yang bergerak ...
  • Jakarta Timur Bersiap Jadi Magnet Investasi Baru, Kawasan 370 Hektare Ini Dilirik
    Tidak akan sukses. Catat ini. Ormas sm warlok ...
  • Industri Makanan dan Minuman Tumbuh 7,04 Persen, KRISTA InterFOOD 2026 Perluas Peluang Bisnis
    Pencapaian kinerja industri mamin yang impresif ini tentu ...
  • Ekspor Tembus 4,85 Miliar Dolar AS, UGM Dorong Teknologi Hijau Industri Kulit
    Ekspor kulit tembus 4,85 miliar dolar AS, UGM ...
  • GrabMart Catat Lonjakan Pesanan Dini Hari, Strategi Pemasaran Brand Perlu Berubah
    Banyak sekarang pekerja kantoran sampe rumah malam, lalu ...
Megapolitan
Gardu Portal PLN Roboh dan ...
Ekonomi
Stok Cadangan Beras Nasiona...
Nasional
Uji Publik Calon Anggota KND

Pemerintah Siapkan Stimulus Ekonomi

1.5 jam yang lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Pemerintah Siapkan Stimulus...
Nasional
RUU Perampasan Aset Diminta...
Advertisement
Polemik Kadar Emas, Konsumen Soroti Perbedaan Hasil Pengujian

Polemik Kadar Emas, Konsumen Soroti Perbedaan Hasil Pengujian

02 Nov 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.