Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Gratis! Mentan Amran Bagi-Bagi Benih Unggul untuk 870 Ribu Hektar Lahan, Siapa Berhak Dapat?

📅 Jumat, 31 Jul 2026, 06:25 WIB | Oleh:
Gratis! Mentan Amran Bagi-Bagi Benih Unggul untuk 870 Ribu Hektar Lahan, Siapa Berhak Dapat? Doc: ANTARA/HO-Kementan
Ket. Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman meninjau nursery kelapa di Kabupaten Batang, Jawa Tengah, Kamis (30/7).

JAKARTA - Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman menyiapkan benih unggul gratis untuk pengembangan 870 ribu hektare perkebunan secara nasional guna meningkatkan produktivitas petani sesuai program prioritas Presiden Prabowo Subianto.

"Kementerian Pertanian terus mempercepat penguatan sektor perkebunan nasional melalui penyediaan benih unggul untuk meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan petani," kata Amran saat meninjau nursery kelapa di Kabupaten Batang, Jawa Tengah. 

Dalam keterangan tertulis Kementerian Pertanian (Kementan) yang dikonfirmasi di Jakarta, Kamis, menyebutkan kunjungan kerja ke Batang dilakukan untuk memastikan kesiapan penyediaan benih unggul yang akan mendukung percepatan pengembangan enam komoditas perkebunan prioritas, yakni kelapa, tebu, kakao, kopi, jambu mete, pala, dan lada.

Menurut Amran, melalui program prioritas Presiden Prabowo Subianto pemerintah menargetkan pengembangan 870 ribu hektare perkebunan dengan dukungan benih yang dibagikan secara gratis kepada masyarakat sesuai potensi wilayah masing-masing.

"Ini adalah program prioritas Bapak Presiden. Total target kita dengan enam komoditas utama itu 870 ribu hektare di seluruh Indonesia dan benihnya dibagikan secara gratis," ujar dia.

Mentan menjelaskan, penyaluran benih dilakukan dengan mempertimbangkan kesesuaian agroklimat, budaya bertanam masyarakat, serta potensi pengembangan di masing-masing wilayah.

Pendekatan tersebut dilakukan agar komoditas yang dikembangkan dapat tumbuh optimal dan memberikan manfaat ekonomi berkelanjutan bagi petani.

"Daerah yang kita dahulukan adalah yang memang memiliki agroklimat yang sesuai dan masyarakatnya sudah memiliki budaya menanam komoditas tersebut. Kalau kelapa ya daerah yang memang masyarakatnya menanam kelapa, kalau tebu tentu daerah yang memiliki pabrik gula sehingga pengembangannya lebih optimal," kata Amran menambahkan.

Nursery kelapa yang ditinjau Mentan berada di Kabupaten Batang memiliki luas total 15 hektare. Kawasan tersebut terdiri atas area pembenihan seluas tiga hektare dan kebun induk seluas enam hektare yang menjadi sumber benih unggul.

Kebun induk tersebut ditanami Kelapa Genjah Entog Kebumen, Kelapa Genjah Pandan Wangi, dan Kelapa Dalam Bido, masing-masing seluas 2 hektare.

Selain sebagai sumber benih, nursery Batang juga menjadi lokasi pembesaran tanaman kelapa dalam polibag. Saat ini terdapat total 25.196 batang tanaman kelapa yang tengah dipersiapkan, terdiri atas Kelapa Dalam Bali sebanyak 6.173 batang.

Selanjutnya Kelapa Dalam Bojong Bulat 8.226 batang, Kelapa Genjah Entog Kebumen 7.880 batang, Kelapa Genjah Coklat Kopyor 2.108 batang, Kelapa Genjah Hijau Kopyor 772 batang, serta Kelapa Genjah Kuning Kopyor sebanyak 37 batang.

Amran menegaskan, pemerintah akan terus mendorong penyediaan benih unggul dan memperluas akses masyarakat terhadap bahan tanam berkualitas agar produktivitas perkebunan nasional semakin meningkat.

"Selama masyarakat masih membutuhkan, benih akan terus kita bagikan. Siapa saja masyarakat yang membutuhkan dan memenuhi kriteria akan kita dukung agar produktivitas perkebunan nasional semakin meningkat," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...

Apakah Ada yang Tahu Apa Itu Jelekongism

1 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Rona
Apakah Ada yang Tahu Apa It...

Pelatih PSS: Banyak Sekali yang Harus Dibenahi

1 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Pelatih PSS: Banyak Sekali ...
Olahraga
Marc Marquez Juara Sprint M...
Olahraga
Sinner Mundur dari Shanghai...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.