Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Hasil Sidang Isbat Idulfitri 2026: Jadwal Pengumuman 1 Syawal 1447 H

📅 Kamis, 19 Mar 2026, 17:55 WIB | Oleh:
Hasil Sidang Isbat Idulfitri 2026: Jadwal Pengumuman 1 Syawal 1447 H Doc: Koran Jakarta/Paundra Zakirulloh
Ket. Menjelang pelaksanaan sidang isbat penentuan 1 Syawal 1447 Hijriah atau Hari Raya Idulfitri 2026, suasana di Auditorium HM Rasjidi, Kantor Kementerian Agama RI, Jakarta Pusat, mulai dipadati tamu undangan pada Kamis (19/3) sore. Sejumlah perwakilan dari berbagai instansi dan lembaga terlihat hadir untuk mengikuti rangkaian kegiatan tersebut.

JAKARTA - Menjelang pelaksanaan sidang isbat penentuan 1 Syawal 1447 Hijriah atau Hari Raya Idulfitri 2026, suasana di Auditorium HM Rasjidi, Kantor Kementerian Agama RI, Jakarta Pusat, mulai dipadati tamu undangan pada Kamis (19/3) sore. Sejumlah perwakilan dari berbagai instansi dan lembaga terlihat hadir untuk mengikuti rangkaian kegiatan tersebut.

Sidang isbat kali ini dihadiri oleh perwakilan duta besar negara sahabat, Ketua Komisi VIII DPR RI, hingga perwakilan Mahkamah Agung. Selain itu, sejumlah lembaga seperti Majelis Ulama Indonesia (MUI) dan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) juga turut berpartisipasi.

Kehadiran berbagai lembaga tersebut menunjukkan pentingnya sidang isbat sebagai forum resmi dalam menentukan awal bulan Hijriah di Indonesia. Proses ini melibatkan kolaborasi antara pemerintah, ulama, serta para ahli di bidang astronomi dan ilmu falak.

Tidak hanya itu, sejumlah institusi lain seperti Badan Informasi Geospasial (BIG), Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), hingga Observatorium Bosscha Institut Teknologi Bandung (ITB) juga ikut ambil bagian. Para pakar falak dari organisasi kemasyarakatan Islam serta Tim Hisab Rukyat Kementerian Agama turut hadir untuk memberikan data dan analisis.

Penentuan Hari Raya Idulfitri oleh pemerintah dilakukan dengan mengombinasikan metode hisab dan rukyatul hilal. Pengamatan hilal dilakukan dari ratusan titik di seluruh wilayah Indonesia guna memastikan keakuratan data.

Rangkaian sidang isbat diawali dengan seminar posisi hilal yang terbuka untuk umum. Dalam sesi ini, dipaparkan kondisi astronomis hilal sebagai dasar awal dalam proses penentuan 1 Syawal 1447 Hijriah.

Selanjutnya, sidang isbat utama dijadwalkan berlangsung secara tertutup setelah waktu Maghrib, tepatnya sekitar pukul 18.45 WIB. Dalam forum tersebut, peserta akan membahas hasil rukyatul hilal dari berbagai daerah dan mencocokkannya dengan data perhitungan hisab.

Hasil dari pembahasan tersebut kemudian akan menjadi dasar penetapan awal Syawal. Menteri Agama dijadwalkan mengumumkan secara resmi hasil sidang isbat kepada masyarakat sekitar pukul 19.25 WIB.

"Proses penetapan dilakukan melalui musyawarah dengan mempertimbangkan data hisab serta hasil rukyatul hilal dari berbagai wilayah di Indonesia," ujar Direktur Urusan Agama Islam dan Bina Syariah Kementerian Agama, Arsad Hidayat.

Ia menegaskan bahwa sidang isbat merupakan mekanisme resmi pemerintah dalam menentukan awal bulan Hijriah. Proses ini melibatkan berbagai unsur untuk memastikan keputusan yang dihasilkan bersifat komprehensif.

"Pemerintah berharap keputusan yang dihasilkan dapat menjadi pedoman bersama bagi masyarakat," kata Arsad.

Dengan melibatkan banyak pihak, sidang isbat diharapkan mampu menghasilkan keputusan yang dapat diterima oleh seluruh umat Islam di Indonesia. Penetapan ini juga menjadi acuan penting dalam menentukan pelaksanaan Hari Raya Idulfitri secara serentak.

Like, Share, Comment:

Komentar (6)

Gersi Anak
Gersi Anak
05 Apr 2026, 21:50 WIB.

Komentar dihapus otomatis karena terindikasi sebagai spam

Balas
Gersi Anak
Gersi Anak
05 Apr 2026, 21:50 WIB.

Komentar dihapus otomatis karena terindikasi sebagai spam

Balas
Gersi Anak
Gersi Anak
05 Apr 2026, 21:50 WIB.

Komentar dihapus otomatis karena terindikasi sebagai spam

Balas
Sigit Riyadi
Sigit Riyadi
05 Apr 2026, 21:57 WIB.

Komentar dihapus otomatis karena terindikasi sebagai spam

Balas
Sigit Riyadi
Sigit Riyadi
05 Apr 2026, 21:58 WIB.

Komentar dihapus otomatis karena terindikasi sebagai spam

Balas
Sigit Riyadi
Sigit Riyadi
05 Apr 2026, 21:58 WIB.

Komentar dihapus otomatis karena terindikasi sebagai spam

Balas
Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
Megapolitan
Limbah Galon Dimanfaatkan u...

Siswa di Kendari Jalani Pembelajaran Jarak Jauh

49 menit yang lalu | Fajar Alim M

Daerah
Siswa di Kendari Jalani Pem...
Nasional
Pemerintah Masifkan Penanga...
Luar Negeri
Trump Tuding Zelenskyy Tak ...
Advertisement
Usai Prancis Membara, Kini Meksiko Rusuh Gara-gara Krisis Air

Usai Prancis Membara, Kini Meksiko Rusuh Gara-gara Krisis Air

19 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.