Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Krisis Air Bersih Mengancam, BPBD Pangkalpinang Aktifkan Layanan Darurat 24 Jam.

📅 Jumat, 31 Jul 2026, 02:58 WIB | Oleh:
Krisis Air Bersih Mengancam, BPBD Pangkalpinang Aktifkan Layanan Darurat 24 Jam. Doc: Antara Foto
Ket. BPBD Kota Pangkalpinang siagakan satu unit mobil tengki air untuk mengatasi kekeringan dan krisis air bersih di masyarakat

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Pangkalpinang, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung mengaktifkan call center selama 24 jam, guna menangani kekeringan dan krisis air bersih selama musim kemarau di daerah itu.

"Kami mengimbau masyarakat untuk segera menghubungi call center 0811-7161-0000, apabila mengalami krisis air bersih," kata Kepala BPBD Kota Pangkalpinang Dedy Revandi di Pangkalpinang, Kamis.

Ia mengatakan BPBD Kota Pangkalpinang telah menyiagakan satu unit mobil tangki berkapasitas 4.000 liter air bersih untuk bisa memenuhi kebutuhan dasar masyarakat seperti mencuci, mandi, dan lainnya.

"Bagi masyarakat yang mengalami kesulitan air bersih segera menghubungi call center dan nantinya petugas akan menerima dan mengarahkan untuk mengisi persyaratan seperti nama, nomor handphone, dan lokasi pelapor," ujarnya.

Ia menyatakan dalam pendistribusian bantuan air bersih ini, BPBD Kota Pangkalpinang akan melayani minimal 10 kepala keluarga dalam satu titik penyaluran air bersih tersebut.

"Dalam satu titik, kita akan mengumpulkan minimal 10 kepala keluarga agar penyaluran air bersih ini lebih efektif," ujarnya.

Ia menambahkan dalam penyaluran air bersih nanti, masyarakat harus menyiapkan tempat air seperti ember, drum, galon dan lainnya.

"Kami tidak melayani penyaluran air bersih untuk pengisian bak mandi atau tandon air berkapasitas besar, kecuali tempat penampungan air rumah ibadah dan sarana publik sosial lainnya," katanya.

Menurut dia potensi kekeringan dan krisis air bersih selama musim kemarau tahun ini cukup tinggi, karena musim kemarau tahun ini diperkirakan lebih panjang dan kering dampak fenomena el nino.

"Berdasarkan prediksi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), musim kemarau tahun ini lebih kering, sehingga berpotensi terjadi kebakaran hutan dan lahan serta kekeringan," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

  • Tantangan Sekolah Swasta: Persaingan Semakin Berat
    Preview komentar:
    Lanjudkan tetap setia hadir untuk melayani
  • Begini Kronologi Lengkap Bentrokan Warga di Jalan Tambak Jakarta Pusat yang Menewaskan Satu Orang
    Preview komentar:
    2 kelompok warga, itu warga mana dg warga ...
  • Kementan Bantu Bibit Kelapa untuk Petani Barito Kuala, Produktivitas Perkebunan Ditingkatkan.
    Preview komentar:
    Di barisan paling depan, Kementerian Pertanian memainkan ...
    Keren

Pemprov NTT dan Pemerintah Pusat Matangkan Persiapan PON 2028

Pemprov NTT dan Pemerintah Pusat Matangkan Persiapan PON 2028

30 Jul 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.