Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

BP Tapera Sebut Generasi Milenial & Gen Z Banyak Minati Subsidi Rumah FLPP

📅 Jumat, 31 Jul 2026, 05:13 WIB | Oleh:
BP Tapera Sebut Generasi Milenial & Gen Z Banyak Minati Subsidi Rumah FLPP Doc: ANTARA/Aji Cakti
Ket. Suasana kompleks perumahan rumah subsidi di Batang, Jawa Tengah, Kamis (30/7).

BATANG, JAWA TENGAH - Badan Pengelola Tabungan Perumahan Rakyat (BP Tapera) menyebut rumah subsidi dari Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) diminati oleh generasi milenial dan Gen-Z.

"Realisasi penyaluran dana Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) rumah subsidi tahun lalu (2025) sebesar 278.868 unit, itu kurang lebih 62 persennya diakses oleh Gen Z dan milenial, usia 19 sampai 30 tahun," ujar Komisioner BP Tapera Heru Pudyo Nugroho di Batang, Jawa Tengah, Kamis (30/7).

Hal itu, menurut Heru, membawa optimisme bahwa kesadaran generasi muda saat ini untuk melakukan investasi jangka panjang berupa rumah sebagai investasi masa depan masih sangat tinggi kesadarannya.

Dia juga menyampaikan realisasi penyaluran FLPP per Kamis 30 Juli mencapai sekitar 118.700 unit. Heru optimistis capaian penyaluran FLPP pada akhir tahun ini dapat melampaui capaian pada tahun 2025.

Sementara itu, Ketua Dewan Pengurus Daerah Himpunan Pengembang Permukiman dan Perumahan Rakyat (DPD Himperra) Jawa Tengah Sugiyatno mengatakan mayoritas pembeli rumah subsidi, berasal dari kelompok usia produktif 22–35 tahun, dengan sekitar 80-85 persen merupakan karyawan pabrik.

"Jawa Tengah kini menjadi salah satu pusat industri. Otomatis kebutuhan rumah juga terus meningkat. Karena itu pembangunan perumahan memang mengikuti perkembangan kawasan industri," kata Sugiyatno.

Sedangkan Direktur Utama PT DwiWahana Deltamegah Sri Widodo mengatakan bahwa mayoritas pembeli rumah subsidinya berusia 20–35 tahun, didominasi generasi milenial yang telah berkeluarga. Namun, kini mulai muncul tren meningkatnya pembeli dari kalangan Generasi Z.

"Bahkan ada pembeli berusia 20 tahun yang masih lajang sudah membeli rumah subsidi. Ini menunjukkan kesadaran Generasi Z terhadap pentingnya memiliki rumah mulai meningkat," kata Sri Widodo.

Mayoritas konsumen berasal dari kalangan buruh pabrik, karyawan swasta, serta pekerja sektor informal yang bekerja di sekitar kawasan industri Batang.

Menurut Sri Widodo, kondisi tersebut menunjukkan bahwa rumah subsidi masih menjadi pilihan utama masyarakat di tengah perlambatan sektor properti.

"Saat banyak masyarakat menunda membeli rumah nonsubsidi karena bunga KPR komersial yang bersifat floating, rumah subsidi justru semakin diminati karena menawarkan bunga tetap hingga lunas, cicilan yang ringan, dan uang muka yang rendah," katanya. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Citilink Flight Sale 231026 Halaman Rubrik
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Membanggakan! Dua Perempuan Indonesia Jadi Juara Dunia Kewirausahaan Sosial, Apa Rahasia Mereka?

Membanggakan! Dua Perempuan Indonesia Jadi Juara Dunia Kewirausahaan Sosial, Apa Rahasia Mereka?

24 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.