Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Wabah Hantavirus: WHO Curigai Penularan dari Manusia ke Manusia dan Apa Saja yang Kita Ketahui dari Penyebarannya

📅 Rabu, 06 Mei 2026, 05:43 WIB | Oleh:

"Dari segi tingkat keparahan, infeksi hantavirus dapat berkisar dari ringan hingga mengancam jiwa," kata Alexander Ploss, salah satu direktur Program Kesehatan Global dan profesor biologi molekuler di Universitas Princeton, kepada Newsweek . "Tingkat kematian kasus sangat bervariasi menurut wilayah geografis dan spesies virus, umumnya berkisar dari kurang dari 1-15 persen di Eropa dan Asia hingga setinggi 30-50 persen di Amerika. Kematian yang dilaporkan dalam wabah ini berada dalam kisaran atas tersebut. Ini menggarisbawahi perlunya kewaspadaan."

Karena masa inkubasi yang sangat bervariasi, profesor madya Universitas Montana, Angie Luis, mengatakan kepada Newsweek bahwa sulit untuk memastikan apakah penumpang terpapar virus dari lokasi yang sama sebelum menaiki kapal, apakah virus tersebut menular dari manusia ke manusia, atau apakah paparan terjadi saat berada di kapal karena adanya hewan pengerat yang terinfeksi.

Apakah Hantavirus Dapat Disembuhkan?

"Saat ini, belum ada vaksin yang disetujui atau pengobatan antivirus spesifik," kata Ploss. "Oleh karena itu, penanganannya bergantung pada pengenalan dini dan perawatan suportif, idealnya di fasilitas dengan kemampuan perawatan intensif penuh, yang dapat secara signifikan meningkatkan hasil."

Perawatan sebagian besar bersifat suportif, berfokus pada rawat inap dini, terapi oksigen, manajemen cairan yang cermat dan, dalam kasus yang parah, ventilasi mekanis dan perawatan intensif.

Hasil pengobatan sangat bergantung pada seberapa cepat pasien menerima perawatan. Studi menunjukkan bahwa pengenalan dini dan akses cepat ke perawatan suportif tingkat lanjut secara signifikan meningkatkan angka harapan hidup, terutama untuk pasien yang mengalami sindrom paru hantavirus.

"Bagi masyarakat umum, risiko secara keseluruhan tetap rendah," kata Ploss. "Langkah-langkah pencegahan berfokus pada meminimalkan paparan terhadap hewan pengerat dan kotorannya, serta mematuhi pedoman kesehatan masyarakat, terutama dalam situasi wabah. Situasi seperti kapal pesiar dan pesawat terbang [salah satu kasus terbang ke Johannesburg] memerlukan kewaspadaan yang lebih tinggi karena potensi penularan melalui kontak dekat, tetapi hal tersebut tidak mewakili risiko sehari-hari."

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
gaia musik festival

Luar Negeri
Kenapa Negara Ini Kecam Uji...
Daerah
Kobaran Api Meluas, Karhutl...

Roket SpaceX Tabrak Bulan Besok, Ilmuwan Prediksi Semburan Debu Raksasa Terlihat dari Teleskop

Roket SpaceX Tabrak Bulan Besok, Ilmuwan Prediksi Semburan Debu Raksasa Terlihat dari Teleskop

05 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.