Arus Mudik Tol Cikampek Padat, Jasa Marga Minta Pemudik Cek CCTV dan Travoy
📅 Kamis, 19 Mar 2026, 15:30 WIB | Oleh: Tim PenulisKarawang, Jawa Barat - Jasa Marga mengimbau para pemudik untuk rutin memantau kamera pengawas atau CCTV di jalan tol untuk mengantisipasi kepadatan arus maupun pemberlakuan buka tutup di rest area.
Adapun untuk mengakses informasi melalui CCTV jalan tol, pemudik bisa menggunakan aplikasi Travoy yang bisa diunduh di ponsel. Pemudik bisa mempersiapkan alternatif-alternatif perjalanan, jika antrean kendaraan terlihat panjang di CCTV.
"Nah hal ini memang kami harus imbau dari awal supaya pengguna jalan mempersiapkan perbekalan diri dan juga kendaraan gitu ya," kata Vice President Corporate Secretary & Legal PT Jasamarga Transjawa Tol Ria Marlinda Paallo saat diwawancarai di Gerbang Tol Cikampek Utama, Karawang, Jawa Barat, Kamis (19/3).
Dia menjelaskan parameter sistem buka-tutup untuk rest area itu menyesuaikan dengan kondisinya. Menurutnya, jika jalanan atau tempat parkir rest area sudah penuh, maka akan ditutup berdasarkan keputusan dari kepolisian.
"Dibuka kembali ketika memang sudah alur atau flow lalu lintas di dalam rest area sudah kembali normal," katanya.
Sebaiknya Anda baca juga:
Hingga Kamis siang, arus mudik di Tol Jakarta-Cikampek terpantau sangat padat. Di ruas tersebut, menurut dia, Jasamarga menyiapkan motorist yang bisa menghampiri kendaraan pemudik yang bermasalah atau kehabisan bahan bakar.
"Yang kami utamakan adalah bagaimana pengguna jalan menghubungi kami, jadi one call center 133 dapat digunakan, aplikasi Travoy juga dapat digunakan," kata dia.
Sebelumnya, Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Irjen Pol Agus Suryonugroho memperkirakan puncak arus mudik terjadi pada Rabu (18/3) malam.
Sebaiknya Anda baca juga:
“Malam hari ini kami menyusuri jalan tol. Kemungkinan kalau dibandingkan kemarin, puncak arus mudik mungkin malam ini. Dari tadi pagi hingga malam ini cukup padat,” katanya usai memantau langsung kondisi lalu lintas di Posko Command Center KM 29 Tol Cikampek, Jawa Barat, Kamis dini hari.
Berdasarkan pantauan hingga Rabu (18/3), ia memperkirakan 42 persen kendaraan sudah keluar dari Jakarta.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!