Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Spanyol Izinkan Kapal Pesiar yang Terjangkit Hantavirus Berlabuh di Kepulauan Canary.

📅 Rabu, 06 Mei 2026, 13:32 WIB | Oleh:
Spanyol Izinkan Kapal Pesiar yang Terjangkit Hantavirus Berlabuh di Kepulauan Canary. Doc: Istimewa
Ket. Saat ini kapal pesiar MV Hondius berlabuh di lepas pelabuhan Cape Verde, penumpang tidak diizinkan turun ke Pelabuhan Praikarena otoritas kesehatan sedang menyelidiki dugaan kasus hantavirus di atas kapal

MADRID - Spanyol telah memberikan izin kepada kapal pesiar mewah yang dilanda wabah hantavirus mematikan dan berlabuh di lepas pantai Tanjung Verde untuk berlayar ke Kepulauan Canary.

Dari Al Jazeera,Kementerian Kesehatan Spanyol mengatakan dalam sebuah pernyataan pada Selasa malam bahwa Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) telah menjelaskan bahwa Tanjung Verde di Afrika Barat tidak dapat menerima 147 awak dan penumpang MV Hondius.

“Kepulauan Canaria adalah lokasi terdekat dengan kemampuan yang dibutuhkan,” demikian pernyataan tersebut. “Spanyol memiliki kewajiban moral dan hukum untuk membantu orang-orang ini, yang di antaranya juga terdapat beberapa warga negara Spanyol.”

Kementerian tersebut mengatakan akan menerima penerbangan medis yang membawa dokter kapal, seorang warga negara Belanda, yang menurut mereka dalam kondisi sakit parah, menyusul permintaan resmi dari pemerintah Belanda.

Sepasang suami istri asal Belanda dan seorang warga negara Jerman meninggal dunia akibat penyakit langka tersebut , yang biasanya menyebar dari hewan pengerat yang terinfeksi melalui urin, kotoran, dan air liur, di atas kapal pada awal April. Seorang warga negara Inggris, yang dievakuasi dari kapal tersebut, berada dalam perawatan intensif di Afrika Selatan, kata para pejabat.

Menurut operator kapal berbendera Belanda, Oceanwide Expeditions, dua anggota kru membutuhkan perawatan medis segera . Satu orang lainnya di kapal yang diduga terinfeksi hanya melaporkan demam ringan.

Evakuasi medis

Kementerian Kesehatan Spanyol mengatakan bahwa MV Hondius akan melanjutkan perjalanan ke Kepulauan Canary setelah mereka yang perlu dievakuasi diturunkan dari kapal.

Pemerintah Belanda mengatakan pada Selasa pagi bahwa mereka sedang bersiap untuk menerima para penumpang yang dievakuasi. Oceanwide Expeditions mengatakan perjalanan ke Kepulauan Canary akan memakan waktu tiga hari berlayar dan MV Hondius akan berlabuh di Gran Canaria atau Tenerife.

Ketika seluruh awak kapal dan penumpang tiba di Kepulauan Canary, mereka akan diperiksa, dirawat, dan dipulangkan ke negara masing-masing, kata Kementerian Kesehatan Spanyol, berkoordinasi dengan Pusat Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Eropa dan WHO.

Kementerian menyatakan bahwa semua langkah keselamatan yang diperlukan akan diambil, dengan perawatan medis dan transportasi yang disediakan di fasilitas dan kendaraan khusus untuk menghindari kontak dengan penduduk setempat dan melindungi petugas kesehatan.

Menurut WHO, kapal pesiar yang berlayar dari Ushuaia, Argentina, pada 1 April menuju Tanjung Verde, membawa 88 penumpang dan 59 awak kapal dari 23 negara.

Seorang pejabat WHO mengatakan pada hari Selasa bahwa dia menduga beberapa kasus penularan dari manusia ke manusia yang jarang terjadi telah terjadi di antara kontak dekat di atas kapal tersebut.

“Kami memang meyakini bahwa mungkin ada penularan dari manusia ke manusia yang terjadi di antara kontak yang sangat dekat, suami dan istri, orang-orang yang berbagi kabin,” kata Maria Van Kerkhove, direktur kesiapsiagaan dan pencegahan epidemi dan pandemi di WHO, kepada wartawan di Jenewa.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Advertisement
Cuaca Buruk, Kapal Virgo Transport Membawa 243 Orang Hilang Kontak di Laut Jawa, Basarnas Lakukan Operasi Pencarian

Cuaca Buruk, Kapal Virgo Transport Membawa 243 Orang Hilang Kontak di Laut Jawa, Basarnas Lakukan Operasi Pencarian

13 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.