Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Sungai Cikondang Meluap Akibatkan Jembatan Antardesa Terputus

📅 Senin, 04 Mei 2026, 22:47 WIB | Oleh: Tim Penulis
Sungai Cikondang Meluap Akibatkan Jembatan Antardesa Terputus Doc: Antara
Ket. Jembatan permanen penghubung antar desa di Desa Cikondang, Kecamatan Cibeber, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, putus akibat meluapnya air sungai sehingga aktivitas warga terhambat, Senin (4/5/2026).

Cianjur - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Cianjur, Jawa Barat berkoordinasi dengan dinas terkait melakukan penanganan cepat terhadap jembatan penghubung antardesa yang putus akibat banjir di Desa Cikondang, Kecamatan Cibeber agar aktivitas warga kembali normal.

Sekretaris BPBD Cianjur Asep Sudrajat di Cianjur, Senin, mengatakan jembatan penghubung itu terputus akibat curah hujan tinggi yang membuat aliran sungai Cikondang cukup deras dan meluap.

Jembatan permanen penghubung antardesa dan sejumlah perkampungan di Kecamatan Cibeber tidak dapat dilalui, sehingga aktivitas warga terutama perekonomian terhambat dan warga terpaksa harus memutar dengan jarak tempuh lebih lama dan jauh.

"Pondasinya terkikis dan landasan jembatan putus, sehingga tidak dapat dilalui kendaraan jenis roda dua. Aktivitas warga untuk sampai ke pusat kecamatan atau jalan provinsi menjadi jauh," katanya.

Pihaknya memastikan sekitar 450 kepala keluarga tidak sampai terisolasi karena masih ada jalan alternatif, namun upaya penanganan cepat segera dilakukan berkoordinasi dengan dinas terkait guna memperbaiki jembatan yang putus.

Namun untuk sementara pihaknya melarang warga melintas di jembatan yang putus karena cuaca ekstrem yang masih melanda dapat memicu naiknya debit air sungai dan mengancam keselamatan warga saat memaksakan diri melintas.

"Kita upayakan perbaikan cepat agar aktivitas warga tidak sampai terhambat karena jalur alternatif yang ada membuat jarak tempuh menjadi jauh dan cukup lama terutama bagi warga yang hendak menjual hasil bumi ke Pasar Cibeber atau Cianjur," katanya.

Dia menjelaskan hujan deras yang kerap terjadi pada petang dan malam hari di kawasan Cibeber menyebabkan terjadinya banjir dan longsor menutup badan jalan di sejumlah titik.

Tercatat sekitar 198 jiwa mengungsi karena banjir merendam perkampungan warga setinggi dua meter di Desa Cihaur. Pada Senin malam hujan yang kembali turun membuat petugas dan relawan terpaksa mengevakuasi warga kembali ke tempat pengungsian.

"Kami mengimbau warga di seluruh wilayah Cianjur untuk meningkatkan kesiapsiagaan dan kewaspadaan terutama yang tinggal di wilayah rawan bencana jeli membaca tanda alam akan terjadi bencana, segera mengungsi ketika hujan turun dengan intensitas tinggi," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar

Timothy Ivan Triyono Mundur dari Bakom RI

33 menit yang lalu | Lili Lestari

Nasional
Timothy Ivan Triyono Mundur...
Ekonomi
BNI Perkuat Komitmen Lestar...
Luar Negeri
AS Kirim Dua Jet Tempur F-1...
Advertisement
7 Event Jakarta Akhir Pekan 3-4 Oktober: Ada Indonesia Comic Con hingga JICAF 2026

7 Event Jakarta Akhir Pekan 3-4 Oktober: Ada Indonesia Comic Con hingga JICAF 2026

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.