Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Peru Audit Hasil Pemilihan Presiden

📅 Senin, 04 Mei 2026, 02:20 WIB | Oleh:
Peru Audit Hasil Pemilihan Presiden Doc: AFP/Connie FRANCE
Ket. Sejumlah anggota panitia pemilu Peru melakukan pengecekan surat suara di Distrik Surco, Lima, pada akhir April lalu. Para pejabat pemilu di Peru pada Sabtu (2/5) mengatakan bahwa mereka akan meluncurkan audit terhadap putaran pertama pilpres terkait pelaksanaan pilpres yang diwarnai oleh berbagai penyimpangan.

LIMA - Para pejabat pemilu di Peru pada Sabtu (2/5) mengatakan bahwa mereka akan meluncurkan audit terhadap putaran pertama pemilihan presiden, tiga pekan setelah pemungutan suara yang diwarnai oleh berbagai penyimpangan.

Dengan lebih dari 97 persen suara telah dihitung, kandidat sayap kiri radikal Roberto Sanchez (12 persen) dan kandidat ultrakonservatif Rafael Lopez Aliaga (11,9 persen) bersaing ketat, hanya terpaut sekitar 27.500 suara. Keduanya tertinggal dari kandidat sayap kanan, Keiko Fujimori (17,12 persen), dan hanya dua kandidat teratas yang lolos ke putaran kedua pada 7 Juni.

Sebelumnya dilaporkan bahwa ribuan lembar perhitungan telah dipertanyakan dan sedang ditinjau.

“Badan Juri Pemilu Nasional (JNE) akan melaksanakan audit TI yang lengkap dan menyeluruh terhadap proses pemilu putaran pertama yang akan dilakukan oleh komite ahli independen dari Peru dan spesialis internasional,” demikian pernyataan dari otoritas pemilu Peru.

“Langkah ini bertujuan untuk memperkuat transparansi, integritas, dan keandalan hasil pemilu," kata JNE.

Hari pemilihan diwarnai oleh masalah logistik di ibu kota, yang mencegah puluhan ribu orang untuk memberikan suara hingga hari berikutnya. Penghitungan suara yang lambat pun terjadi, di mana kotak-kotak surat suara ditemukan di tempat sampah di Lima.

Aliaga telah meminta diadakannya pemilihan ulang di Lima, kota tempat ia pernah menjabat sebagai walikota, tetapi para pejabat JNE menolak permintaannya.

Pemungutan suara bersifat wajib di Peru, dimana lebih dari 27 juta warga Peru diminta untuk memilih pemimpin baru. SB/AFP/I-1 

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
  • Sangat Memprihatinkan Rumah Dinas TNI untuk Judol, Pelaku Kini Ditahan
    oknum2 begini ini yg bikin citra loreng jadi ...
Nasional
Seniman Prancis Gelar Pelat...
Luar Negeri
Ribuan Orang Berunjuk Rasa ...
Luar Negeri
Korut Luncurkan Sejumlah Mi...
Advertisement
Dikawal Ketat TNI-Polri, 3.510 Napi Risiko Tinggi Resmi Dipindahkan ke Nusakambangan

Dikawal Ketat TNI-Polri, 3.510 Napi Risiko Tinggi Resmi Dipindahkan ke Nusakambangan

12 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.