Di Konferensi FAO, Indonesia Dorong Kolaborasi Regional Asia-Pasifik
📅 Jumat, 24 Apr 2026, 22:00 WIB | Oleh: Tim Penulis“Kita bertemu di waktu yang penting. Sistem pangan di seluruh wilayah berada di bawah tekanan yang meningkat; perubahan iklim telah mempengaruhi cara kita menanam dan memproduksi pangan, ekosistem alami telah tertekan, dan rantai pasokan masih rentan,” katanya.
Ia menekankan konflik yang masih berlangsung di Timur Tengah terus mengganggu perdagangan global dan pasar energi. Dalam situasi tersebut, ia mengingatkan pentingnya menjadikan ketahanan pangan sebagai fokus utama dalam upaya kolektif negara-negara.
Sementara itu, Direktur Jenderal FAO Qu Dongyu mengatakan naiknya harga energi dan pupuk, penurunan pendapatan dari ekspor pertanian ke negara-negara Timur Tengah, dan ketidakpastian yang berkelanjutan.
Hal itu disebabkan konflik tahun 2026 di Timur Tengah, meningkatkan volatilitas di pasar komoditas pertanian dan tekanan inflasi global.
Sebaiknya Anda baca juga:
Selain itu, tekanan jangka panjang dari dampak iklim semakin intensif, termasuk kekeringan, banjir, cuaca ekstrem, serta degradasi lahan dan air.
“Kita harus membangun ketahanan dari dalam, karena tidak ada bantuan eksternal yang akan berkelanjutan tanpa kemauan kolektif kita sendiri,” kata Qu.
Qu mencatat Asia-Pasifik, yang mencakup lebih dari separuh populasi dan produksi pangan dunia, telah membuat kemajuan luar biasa dalam produktivitas pertanian, perdagangan, dan inovasi teknologi.
Sebaiknya Anda baca juga:
Namun, kawasan itu juga memiliki jumlah populasi yang mengalami kerawanan pangan lebih besar dibandingkan kawasan lainnya.
“Sumber daya publik saja tidak akan cukup,” katanya.
Sehingga ia mendesak para peserta konferensi untuk terlibat dalam pembicaraan mengenai pembiayaan dan investasi sistem agripangan, yang menjadi pusat beberapa dialog meja bundar di APRC38.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!