Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
pasang iklan di koran jakarta
Ads

Trump Ancam Hancurkan Infrastruktur Iran Jika Tolak Kesepakatan AS

29 Senin, 20 Apr 2026, 05:05 WIB | Oleh: Tim Penulis
Trump Ancam Hancurkan Infrastruktur Iran Jika Tolak Kesepakatan AS Trump Ancam Hancurkan Infrastruktur Iran Jika Tolak Kesepakatan AS Doc: Antara
Ket. Presiden Amerika Serikat Donald Trump berbicara kepada pers di Washington DC.

Moskow - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump pada Minggu (19/4), mengancam akan menghancurkan pembangkit listrik dan jembatan milik Iran jika Teheran menolak untuk menerima kesepakatan yang diusulkan Washington.

"Kami menawarkan KESEPAKATAN yang sangat adil dan masuk akal, dan saya harap mereka menerima itu sebab, jika tidak, Amerika Serikat akan menghancurkan semua Pembangkit Listrik, dan Jembatan, di Iran. TIDAK ADA LAGI PRIA BAIK!" kata Trump lewat unggahan di Truth Social.

Sebelumnya pada hari itu, Trump mengatakan perwakilannya sedang menuju Islamabad, Pakistan untuk berpartisipasi dalam negosiasi tentang Iran.

Pada 28 Februari, AS dan Israel melancarkan serangan gabungan terhadap target di Iran, sehingga menimbulkan kerusakan dan korban sipil.

Kemudian pada 7 April, Washington dan Teheran mengumumkan gencatan senjata selama dua pekan.

Disebutkan bahwa pembicaraan berikutnya di Islamabad berakhir tanpa membuahkan hasil.

Kendati tidak ada pengumuman bahwa permusuhan dilanjutkan, namun AS mulai menutup pelabuhan Iran.

Para mediator saat ini sedang berupaya mengatur putaran pembicaraan baru antara AS dan Israel.

Pada kesempatan itu, Trump juga mengatakan bahwa Iran telah melepaskan tembakan di Selat Hormuz pada Sabtu (18/4) dan menganggap hal itu sebagai pelanggaran kesepakatan gencatan senjata.

"Iran memutuskan untuk menembakkan peluru kemarin (Sabtu) di Selat Hormuz. Pelanggaran total terhadap perjanjian gencatan senjata kami! Banyak di antaranya ditujukan ke kapal Prancis dan kapal kargo dari Inggris. Itu tidak baik, bukan?" kata Trump di Truth Social.

Pada Sabtu, Reuters melaporkan, dengan mengutip sumber keamanan maritim dan perkapalan, bahwa setidaknya dua kapal komersial diserang saat mencoba melintasi Selat Hormuz setelah Iran mengumumkan pemulihan rezim militer atas jalur air tersebut.

Meskipun tidak ada pengumuman dimulainya kembali permusuhan, AS mulai memblokade pelabuhan-pelabuhan Iran. Para mediator pun berupaya untuk menyelenggarakan putaran baru untuk negosiasi.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Ekspor Tembus 4,85 Miliar Dolar AS, UGM Dorong Teknologi Hijau Industri Kulit
    Ekspor kulit tembus 4,85 miliar dolar AS, UGM ...
  • GrabMart Catat Lonjakan Pesanan Dini Hari, Strategi Pemasaran Brand Perlu Berubah
    Banyak sekarang pekerja kantoran sampe rumah malam, lalu ...
  • Polisi Jambi Tangkap Tiga Pelaku Pembobol Pipa Pertamina
    percayalah pencurian tidak akan terjadi kalau biaya hidup ...
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Olahraga
Ini Rahasia Penampilan Apik...
Megapolitan
Lahan Terbatas, Pemprov DKI...
Ekonomi
Dibayangi Gejolak Global - ...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sulawesi Investment and Business Forum 2026 Tawarkan 43 Proyek Potensial ke Investor

Sulawesi Investment and Business Forum 2026 Tawarkan 43 Proyek Potensial ke Investor

29 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.