Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Para Petani Demak Korban Puso Mendapat Bantuan

📅 Minggu, 19 Apr 2026, 12:52 WIB | Oleh:
Para Petani Demak Korban Puso Mendapat Bantuan Doc: ist
Ket. gagal panen

DEMAK – Musim pancaroba membuat banyak petani jadi korban. Namun, untuk meringankan beban mereka, pemda membantu. Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Demak, Jawa Tengah memastikan untuk memberikan bantuan terhadap tanaman padi milik petani yang mengalami puso akibat tergenang banjir yang luasnya mencapai 278 hektare yang tersebar di lima desa di Kecamatan Guntur.

"Kelima desa tersebut, yakni Desa Trimulyo, Tlogorejo, Sidoharjo, Bumiharjo, dan Turitempel," kata Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Demak Agus Herawan di Demak, Minggu.

Sementara luas lahan yang puso, kata dia, di Desa Trimulyo seluas 35 hektare, Desa Tlogorejo seluas 25 hektare, Desa Turitempel seluas 80 hektare, Desa Bumiharjo seluas 12 hektare, dan Sidoharjo seluas 126 hektare.

Penyebab banjir hingga mengakibatkan tanaman padi petani tergenang di kelima desa tersebut, karena jebolnya tanggul Sungai Tuntang di Desa Trimulyo dan Desa Sidoharjo.

Ia mengungkapkan lahan puso tersebut merupakan hasil pengamatan sejak 3-7 April 2026.

Sementara total lahan tanaman padi yang terdampak banjir di Kabupaten Demak, kata dia, seluas 662 hektare yang tersebar di 11 desa yang tersebar di dua kecamatan.

Kedua kecamatan tersebut, yakni Kecamatan Guntur ada lima desa dengan total luas terdampak 451 hektare, 278 hektare di antaranya mengalami puso. Sedangkan di Kecamatan Karangtengah ada enam desa dengan luas tanaman padi tergenang 211 hektare.

Usia tanaman padi yang terdampak juga bervariasi, antara dua hari hingga 65 hari. Sedangkan yang puso usianya antara tujuh hari hingga 20 hari. Sedangkan varietas tanaman padi yang ditanam petani inpari 32, 50, dan Ciherang.

Penyebab genangan banjir karena curah hujan tinggi di kawasan hulu, sehingga mengakibatkan lonjakan debit air Sungai Tuntang hingga mengakibatkan tanggul di enam lokasi di dua desa mengalami jebol.

Tanaman padi yang puso sudah dilaporkan ke pemerintah pusat. Sedangkan saat ini mendapatkan droping bantuan benih padi sebanyak 11 ton dari BSIP (Badan Standardisasi Instrumen Pertanian) Jateng untuk didistribusikan kepada petani untuk meringankan beban petani.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Perkuat Daya Saing di Tengah Dinamika Pasar Global, VDNI Pacu Pertumbuhan Berkelanjutan di 2026
    Langkah strategis PT Virtue Dragon Nickel Industry (VDNI) ...
  • Pariwisata Indonesia Siap Naik Kelas! Kemenpar Perluas Jejaring Bisnis hingga India
    Langkah proaktif Kementerian Pariwisata melalui Sales Mission Pune ...
  • Jakarta Didorong Jadi Pusat Industri Kopi Nasional, Libatkan 193 Ribu Pelaku Usaha
    Membaca artikel yang sangat komprehensif ini, saya merasa ...
  • Gunung Anak Krakatau Terus Erupsi, Jakarta Kena Sebaran Abu Vulkanik
    Sangat mungkin terjadi erupsi yg lebih besar, kemarin ...
  • Ditentang AS, PBB Adopsi Resolusi 'Koreksi Peta Dunia', Benua Afrika Ternyata 14 Kali Lebih Besar!
    Indonesia lebih besar dari Eropa. Jarak antara Sabang ...
Luar Negeri
Kebakaran Hutan Tiada Henti...
Nasional
Golkar Baca Sinyal AHY Mula...
Luar Negeri
Militer Yaman Putus Akses H...
Megapolitan
Penutupan mesin pesawat di ...
Daerah
Waduk Sumber kepuh di Nganj...
Advertisement
Ribuan Warga Surabaya Kena Cleansing, Anggota DPR Pertanyakan Tanggung Jawab Moral BPJS

Ribuan Warga Surabaya Kena Cleansing, Anggota DPR Pertanyakan Tanggung Jawab Moral BPJS

07 Sep 2026
Pilihan Pembaca
# 4
# 4
Wapres Sara Duterte Bayar Uang Jaminan
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.