Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

MLFF Nggak Langsung Jalan! Pemerintah: Utamakan Kesiapan Sistem, Pengguna, dan Ekosistem

📅 Jumat, 17 Apr 2026, 15:20 WIB | Oleh: Tim Redaksi
MLFF Nggak Langsung Jalan! Pemerintah: Utamakan Kesiapan Sistem, Pengguna, dan Ekosistem Doc: istimewa
Ket. Pemerintah memastikan bahwa implementasi sistem transaksi tol nirsentuh atau Multi Lane Free Flow (MLFF) saat ini masih berada pada tahap pra-uji coba, yang mencakup pelaksanaan functional test, dan belum memasuki fase uji coba secara luas

JAKARTA – Pemerintah memastikan bahwa implementasi sistem transaksi tol nirsentuh atau Multi Lane Free Flow (MLFF) saat ini masih berada pada tahap pra-uji coba, yang mencakup pelaksanaan functional test, dan belum memasuki fase uji coba secara luas. 

Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Wilan Oktavian menegaskan bahwa pengembangan MLFF merupakan bagian dari transformasi sistem layanan jalan tol nasional yang dilakukan secara bertahap dan terukur.

“Implementasi MLFF tidak bisa hanya dilihat sebagai penerapan teknologi, tetapi merupakan transformasi sistem secara menyeluruh. Karena itu, setiap tahapan harus dilakukan secara hati-hati agar sistem berjalan optimal dan tidak menimbulkan risiko di lapangan,” ujar Wilan di Jakarta, Kamis (16/4).

Lebih lanjut, Wilan menjelaskan bahwa saat ini pengembangan MLFF masih berada pada tahap awal (pra-uji coba) sebelum masuk ke fase uji coba yang lebih luas.

“Saat ini kami masih berada pada tahap pra-uji coba yang mencakup functional test. Tahapan ini penting untuk memastikan kesiapan sistem sebelum masuk ke fase uji coba dan evaluasi secara menyeluruh,” jelasnya.

Selain aspek teknologi, kesiapan pengguna menjadi faktor kunci dalam implementasi MLFF. Meskipun penetrasi penggunaan smartphone di masyarakat relatif tinggi, masih terdapat tantangan terkait literasi digital, akses teknologi, serta kepatuhan pengguna dalam mengikuti sistem yang berlaku.

“Adopsi sistem baru membutuhkan kesiapan perilaku. Oleh karena itu, perlu disiapkan proses adaptasi dan sosialisasi agar masyarakat dapat menggunakan sistem ini dengan baik,” tambah Wilan.

Di sisi lain, kesiapan ekosistem juga menjadi perhatian utama pemerintah. Penguatan koordinasi terus dilakukan bersama Badan Usaha Pelaksana MLFF dan para pemangku kepentingan terkait, termasuk dalam penyelarasan regulasi, integrasi sistem, keamanan data, serta dukungan operasional guna memastikan implementasi MLFF dapat berjalan dengan baik. 

Pemerintah menegaskan bahwa keberhasilan implementasi MLFF sangat bergantung pada sinergi antara kesiapan teknologi, kesiapan pengguna, dan kesiapan ekosistem. Oleh karena itu, implementasi dilakukan secara bertahap untuk memastikan sistem berjalan optimal serta memberikan manfaat bagi masyarakat.

Dengan pendekatan tersebut, diharapkan MLFF ke depan dapat meningkatkan kelancaran lalu lintas, efisiensi perjalanan, serta kualitas layanan jalan tol secara berkelanjutan. 

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Nilam Butuh Terobosan, ARC USK Dorong SRG Jadi Solusi Tata Niaga
    Penerapan SRG nilam sangat krusial bagi sektor manufaktur ...
  • Impor Pelumas RI Tembus Ribuan Ton, Menperin Resmikan Pabrik Raksasa Shell, Libatkan 50 Vendor Lokal
    Kehadiran fasilitas produksi berkapasitas 12.000 ton per tahun ...
  • Pameran Fi Asia Indonesia 2026 Perluas Akses Industri terhadap Teknologi Pangan Global
    Ulasan yang sangat mencerahkan terutama pada pandangan Dr. ...
  • Wali Kota: Pemkot Bandung Dorong Industri Sepatu Perluas Pasar Ekspor
    Langkah strategis Pemkot Bandung menyoroti urgensi Surat Keterangan ...
  • UU Reforma Agraria Ditantang Bereskan Akar Konflik Tanah
    Orang kepercayaan Menterinya aja kena OTT KPK ...
Advertisement
Art Jakarta Detail Sidebar
Ekonomi
Keren, Pelita Air Raih Top ...
Advertisement
Menunggu Giant Sea Wall untuk Tawarkan Air Laut

Menunggu Giant Sea Wall untuk Tawarkan Air Laut

18 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.