Perlu Antisipasi Dini Risiko Stagflasi Global
📅 Selasa, 14 Apr 2026, 01:00 WIB | Oleh: Eko SDi sisi lain, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, menyatakan optimisme terhadap ekonomi nasional masih terjaga, didukung kuatnya konsumsi domestik dan kinerja fiskal.
“Kebijakan B50 diperkirakan memberikan penghematan anggaran hingga Rp48 triliun,” kata Airlangga.
Pemerintah juga berkomitmen menjaga disiplin fiskal, termasuk mempertahankan rasio utang di kisaran 40 persen terhadap PDB dan defisit di bawah 3 persen.
Dengan berbagai dinamika tersebut, ekonomi global diperkirakan menghadapi tekanan stagflasi, sementara Indonesia berupaya menjaga pertumbuhan melalui penguatan sektor domestik dan kebijakan strategis.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!