Kemenekraf Dorong Pengembangan Kriya Aceh Timur jadi Ikon Ekonomi Kreatif
📅 Selasa, 04 Agu 2026, 18:15 WIB | Oleh: Ilham SudrajatJAKARTA – Kementerian Ekonomi Kreatif (Kemenekraf) mendorong pengembangan kriya anyaman tikar dan tenun di Aceh Timur. Produk tersebut diharapkan menjadi penggerak ekonomi masyarakat sekaligus ikon ekonomi kreatif daerah.
Menteri Ekonomi Kreatif (Menekraf), Teuku Riefky Harsya, mengatakan pengembangan kriya tikar dapat dimulai dari satu desa sebagai pilot project. Penguatan produksi melibatkan para perajin, sementara generasi muda didorong memanfaatkan platform digital untuk mempromosikan dan memasarkan produk lokal.
“Tikar ini bisa kita fokuskan lebih dulu,” kata dia di Jakarta, Senin (3/8). “Kalau berhasil, desa-desa lain bisa ikut sehingga menjadi pilot project,” Imbuh dia.
Pada semester kedua 2026, Kemenekraf akan menjalankan tiga program di Aceh Timur. Di antaranya aktivasi ruang kreatif untuk meningkatkan kapasitas perajin dan fasilitasi sarana berupa peralatan penunjang produksi.
Selain itu ada peningkatan kapasitas sumber daya manusia melalui pelatihan pembuatan konten dan pemasaran digital. Pengembangan desa kreatif berbasis kriya juga diharapkan dapat memperkuat identitas daerah dan ekonomi baru bagi masyarakat Aceh Timur.
Sebaiknya Anda baca juga:
Upaya tersebut dibahas Menekraf bersama Bupati Aceh Timur, Iskandar Usman Al-Farlaky. Pada kesempatan itu, Iskandar menyampaikan rencana pengembangan kawasan Monumen Islam Asia Tenggara atau Monisa.
“Aceh Timur memiliki potensi kriya yang dapat dikembangkan melalui desa kreatif, khususnya anyaman tikar dan tenun,” ujar dia.
Iskandar berharap Kemenekraf dapat memberikan arahan dan tindak lanjut agar potensi tersebut berkembang.
Sebaiknya Anda baca juga:
Kawasan tersebut dinilai berpotensi menjadi salah satu penggerak ekonomi masyarakat dan membutuhkan sinergi lintas kementerian. Selain itu, Pemerintah Kabupaten Aceh Timur turut menyampaikan persoalan pascabanjir yang membutuhkan dukungan dari berbagai kementerian. ils/I-1
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!