Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Inggris Menguji Drone Anti-Kapal Selam CAPSTONE

📅 Selasa, 14 Apr 2026, 17:58 WIB | Oleh:
Inggris Menguji Drone Anti-Kapal Selam CAPSTONE Doc: Istimewa
Ket. Pesawat ini dilaporkan memiliki massa sekitar 600 kg dan dapat membawa muatan hingga 300 kg. Sistem onboard-nya memungkinkan pengoperasian otonom hingga 10 jam. Desainnya menampilkan konfigurasi rotor koaksial.

LONDON - Perusahaan Inggris Certo Aerospace telah mendemonstrasikan drone tipe helikopter CAPSTONE sebagai platform untuk peperangan anti-kapal selam.

Menurut Defence Blog , uji coba tersebut dilakukan sebagai bagian dari program demonstrasi teknologi ATLANTIC BASTION Angkatan Laut Kerajaan Inggris. Uji coba ini berfokus pada kemampuan drone untuk mendeteksi, menemukan, dan melacak target bawah air menggunakan sonobuoy – sensor akustik terapung yang memantau aktivitas kapal selam.

Selama pengujian, pesawat tersebut melakukan misi selama dua jam sambil membawa sejumlah sonobuoy.

Dari Militarnyi, drone tersebut juga terintegrasi dengan prosesor akustik UYS-506 dari General Dynamics Mission Systems.

Data yang dikumpulkan oleh sonobuoy ditransmisikan dari drone ke stasiun kendali darat CAPSTONE, di mana sistem UYS-506 kemudian memprosesnya.

Hal ini memungkinkan operator untuk memantau lingkungan bawah air secara real time, termasuk sinyal akustik, koordinat target, dan parameter pergerakannya.

Pesawat ini dilaporkan memiliki massa sekitar 600 kg dan dapat membawa muatan hingga 300 kg. Sistem onboard-nya memungkinkan pengoperasian otonom hingga 10 jam. Desainnya menampilkan konfigurasi rotor koaksial.

Tahun lalu, divisi Leonardo di Inggris mempresentasikan konsep sistem nirawak maritim Proteus, yang sedang dikembangkan untuk Angkatan Laut Kerajaan Inggris.

Helikopter tanpa awak ini berfungsi sebagai demonstrator teknologi, yang digunakan untuk memvalidasi solusi dalam hal modularitas, otonomi, dan integrasi berbagai jenis sistem misi dan muatan.

Pengalaman yang diperoleh melalui proyek Proteus dimaksudkan untuk mendukung pengembangan platform helikopter masa depan, khususnya dengan memajukan pendekatan desain dan manufaktur.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Nasional
Kemnaker Ajak Dunia Usaha P...
Luar Negeri
AS Berlakukan Sanksi Baru p...

Kenaikan biaya harga pakan ayam

2 jam lalu | Wahyu AP

Ekonomi
Kenaikan biaya harga pakan ...

Pameran Indofest 2026

2 jam lalu | Wahyu AP

Megapolitan
Pameran Indofest 2026

Pendaftaran SMPB di Jateng

2 jam lalu | Wahyu AP

Nasional
Pendaftaran SMPB di Jateng
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Jaringan Mahasiswa Indonesia Bersatu Nilai Nanik S Deyang Belum Layak Jabat Kepala BGN

Jaringan Mahasiswa Indonesia Bersatu Nilai Nanik S Deyang Belum Layak Jabat Kepala BGN

05 Jun 2026
Pilihan Pembaca
# 8
Pelatihan untuk Tekan Pengangguran
📅 Jumat, 05-Jun-2026
# 8
Pelatihan untuk Tekan Pengangguran
📅 Jumat, 05-Jun-2026
Pelatihan untuk Tekan Pengangguran
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.