Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Ketika Bencana Tak Hentikan Semangat Belajar, Maudy Ayunda Foundation bersama Save the Children Indonesia Hadirkan Ruang Belajar Sementara di Aceh Tamiang.

📅 Selasa, 19 Mei 2026, 18:45 WIB | Oleh:
Ketika Bencana Tak Hentikan Semangat Belajar,  Maudy Ayunda Foundation bersama Save the Children Indonesia Hadirkan Ruang Belajar Sementara di Aceh Tamiang. Doc: Maudy Ayunda Foundation
Ket. Maudy Ayunda Foundation bersama Save the Children Indonesia menghadirkan ruang belajar sementara bagi anak-anak terdampak bencana di Aceh Tamiang agar pendidikan tetap berjalan.

Meski banjir di wilayah Aceh dan Sumatera telah berlalu, proses pemulihan anak-anak masih terus berlangsung, termasuk dalam akses pendidikan. Keterbatasan ruang belajar dan terganggunya rutinitas membuat kebutuhan akan lingkungan belajar yang aman dan suportif tetap menjadi hal penting pascabencana. Data Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah per Februari 2026 mencatat sebanyak 4.922 satuan pendidikan di wilayah Sumatera terdampak bencana, termasuk 3.120 sekolah di Aceh, yang mempengaruhi lebih dari 707.161 murid dan 59.620 guru. Di Aceh, dampak bencana tidak hanya merusak infrastruktur sekolah, tetapi juga mengganggu proses pembelajaran dan ketersediaan sarana belajar, sehingga banyak siswa masih harus belajar dengan fasilitas terbatas.

Berangkat dari kondisi tersebut, Maudy Ayunda Foundation bersama Save the Children Indonesia berkolaborasi untuk mendukung akses pendidikan anak-anak terdampak banjir di Aceh Tamiang melalui pembangunan Temporary Learning Space (TLS) atau Ruang Belajar Sementara serta dukungan literasi, sebagai upaya membantu anak-anak kembali menjalani proses belajar secara bertahap pascabencana.

Kolaborasi ini sejalan dengan komitmen Maudy Ayunda Foundation yang sejak 2018 secara konsisten menjalankan berbagai inisiatif pendidikan dan pengembangan generasi muda Indonesia, termasuk salah satunya melalui pilar Education Infrastructure yang berfokus pada dukungan fasilitas belajar di wilayah yang membutuhkan.

Maudy Ayunda, Pendiri Maudy Ayunda Foundation menjelaskan “Di Aceh Tamiang, saya melihat langsung bagaimana bencana bisa merusak ruang kelas, tetapi tidak mematahkan semangat anak-anak untuk tetap datang ke sekolah dan belajar. Itu yang paling membekas bagi saya.”

“Sering kali yang kurang bukan lah kemauan dan semangat anak-anak untuk belajar, tetapi akses dan ruang yang memungkinkan bagi mereka untuk terus melanjutkan pendidikan. Ketika akses pendidikan sudah terbatas sejak awal, bencana seperti ini bisa membuat kesempatan belajar anak-anak semakin timpang. Kami percaya bahwa setiap anak tetap berhak atas pendidikan yang layak, bahkan di tengah situasi yang paling sulit sekalipun. Karena itu, dukungan pendidikan pascabencana menjadi sangat penting.”

Kebutuhan akan ruang belajar yang aman dan suportif ini juga tercermin dalam hasil Education Rapid Assessment yang dilakukan Save the Children Indonesia di Aceh Tamiang dan Aceh Utara yang menunjukan bahwa meski 90% sekolah telah kembali memulai pembelajaran, tingkat kehadiran siswa, terutama di tingkat PAUD/TK, masih rendah akibat kendala akses, transportasi, dan kekhawatiran terhadap keamanan. Kondisi ini menunjukkan bahwa pemulihan pendidikan pascabencana tidak hanya berkaitan dengan kembalinya aktivitas belajar, tetapi juga memastikan anak-anak memiliki ruang belajar yang aman dan suportif untuk kembali menjalani rutinitas mereka.

Dessy Kurwiany Ukar, CEO Save the Children Indonesia mengatakan, “Bersama Maudy Ayunda Foundation, kami ingin menghadirkan lebih dari sekadar ruang belajar bagi anak-anak di Aceh Tamiang. Di tengah kehilangan dan perubahan besar yang mereka alami setelah bencana, Ruang Belajar Sementara menjadi tempat bagi anak-anak untuk kembali merasa aman, bertemu teman-temannya, didampingi guru, dan perlahan membangun kembali harapan mereka. Karena bagi anak-anak, kembali belajar adalah bagian dari keberanian untuk pulih dan melanjutkan masa depan.”

20260519184258_Maudy-Ayunda-Foundation_4.jpg

Melalui kolaborasi ini, Maudy Ayunda Foundation dan Save the Children Indonesia berharap dukungan terhadap pendidikan pascabencana dapat terus menjadi perhatian bersama. Di tengah proses pemulihan yang masih berlangsung, kehadiran ruang belajar yang aman dan suportif diharapkan dapat membantu anak-anak kembali belajar, bertumbuh, dan memiliki harapan terhadap masa depan mereka.

Sebagai bagian dari kolaborasi ini, Maudy Ayunda Foundation dan Save the Children Indonesia juga mengajak masyarakat untuk turut berkontribusi dalam mendukung pembangunan Temporary Learning Space (TLS) bagi anak-anak terdampak banjir di Aceh Tamiang melalui link berikut support.savethechildren.or.id. Informasi lebih lanjut mengenai kolaborasi ini juga dapat diakses melalui akun Instagram resmi @savechildren_id dan @maudyayundafoundation.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Daerah
PT KAI Kelola 476,460 Kilom...
  • Jakarta Siapkan Diri Menuju Kota Berbasis AI
    Preview komentar:
    Cara buka Blokir Bank Jago lupa Password. Anda ...
    Cara buka Blokir Bank Jago lupa Password. Anda ...
  • Malasyia Mencak-mencak Kebakaran Jenggot Dimasukkan ke Dalam Kelas Dua Sepak Bola Asean
    Preview komentar:
    Jiran kita kejet-kejet tanpa bisa berbuat apa2
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
Harry Kane Pimpin Inggris Hancurkan Kroasia 4-2 di Laga Grup L Piala Dunia

Harry Kane Pimpin Inggris Hancurkan Kroasia 4-2 di Laga Grup L Piala Dunia

18 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.