Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Pemkab Ciamis Perluas Tanam Padi Organik, Hasil Bisa Capai 9 Ton per Hektare

📅 Jumat, 10 Apr 2026, 04:30 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pemkab Ciamis Perluas Tanam Padi Organik, Hasil Bisa Capai 9 Ton per Hektare Doc: Antara
Ket. Bupati Ciamis Herdiat Sunarya bersama jajarannya dan petani membuka Gerakan Tanam Padi Organik Tahun 2026 yang digelar Kelompok Tani Parikesit, Desa Bangunsari, Kecamatan Pamarican, Kabupaten Ciamis, Jaw Barat, Kamis (9/4).

Ciamis - Pemerintah Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, secara bertahap memperluas penerapan sistem tanam padi organik di sejumlah area pertanian untuk menjaga lingkungan, kualitas, kesehatan dan memberikan keuntungan bagi petani.

"Kita mulai sedikit demi sedikit beralih ke organik, semata-mata untuk kesehatan masyarakat," kata Bupati Ciamis, Herdiat Sunarya saat membuka Gerakan Tanam Padi Organik Tahun 2026 yang digelar Kelompok Tani Parikesit, Desa Bangunsari, Kecamatan Pamarican, Ciamis, Kamis (9/4).

Ia menuturkan Pemkab Ciamis berkomitmen bersama dengan pemangku kepentingan dan petani dalam mendorong transformasi sektor pertanian yang lebih sehat dan berkelanjutan.

Kelompok Tani Parikesit, kata dia, merupakan salah satu klaster unggulan di Kabupaten Ciamis yang telah menorehkan prestasi nasional dengan meraih Juara II pada ajang Bank Indonesia Award 2025 Championship Klaster Pangan sektor tanaman pangan.

Menurut dia, penghargaan tersebut menjadi bukti nyata keberhasilan dalam pengelolaan klaster pangan yang inovatif dan berdaya saing, sehingga harus terus didukung pengembangannya.

Ia menegaskan peralihan dari penggunaan pupuk kimia menuju pupuk organik merupakan hal yang harus segera dilakukan karena berdasarkan hasil penelitian saat ini kondisi tanah di Ciamis sudah terkontaminasi bahan kimia yang berpotensi berdampak pada kualitas hasil pertanian dan kesehatan masyarakat.

"Pertanian organik ini yang kita harapkan, tanah kita sudah banyak tercampur bahan kimia, sehingga hasil pertanian pun ikut terkontaminasi," katanya.

Ia menekankan perubahan pola pertanian tidak dapat dilakukan secara instan, melainkan harus dilakukan secara bertahap, dan keberhasilan di lapangan akan menjadi contoh untuk mendorong petani lainnya beralih ke sistem organik.

Pemkab Ciamis, kata dia, akan memberikan dukungan maksimal dalam proses peralihan sistem tanam itu, seperti bantuan bibit maupun pupuk dan menginstruksikan pemerintah desa untuk memanfaatkan tanah desa sebagai lahan percontohan pertanian organik.

Ia berharap, melalui Gerakan Tanam Padi Organik dapat mewujudkan sistem pertanian yang lebih sehat, ramah lingkungan, serta mampu meningkatkan kesejahteraan petani secara berkelanjutan.

Sistem itu, kata dia, tidak hanya bermanfaat untuk kesehatan, tapi ada nilai keuntungan ekonomi karena biaya penggunaan pupuk organik relatif lebih murah dibandingkan pupuk kimia, sementara hasil panen bisa mencapai 8 hingga 9 ton per hektare, dan harga lebih tinggi dengan pasar yang sangat luas.

"Permintaan tidak hanya dari dalam negeri, tetapi juga dari luar negeri seperti Jepang, Malaysia, dan Singapura," katanya.

Dinas Pertanian Kabupaten Ciamis mencatat total luas padi organik yang tersertifikasi tersebar di Kecamatan Cihaurbeuti, Pamarican, Banjarsari dan Banjaranyar seluas 54,461 hektare, dari luas total seluruh lahan padi di Ciamis tercatat 56.731 hektare.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Megapolitan
Pemerintah Kota Bogor Masuk...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Indonesia Vs Oman 3-0, Tambah Gol Keunggulan dari Kaki Ragnar Oratmangoen di Babak Kedua

Indonesia Vs Oman 3-0, Tambah Gol Keunggulan dari Kaki Ragnar Oratmangoen di Babak Kedua

05 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.